Senin, 25 Juni 2018

Peternak Ikan dalam Keramba Tewas Tenggelam

Jum'at, 15 Desember 2017 14:26:18 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Peternak Ikan dalam Keramba Tewas Tenggelam

Malang (beritajatim.com) - Peternak ikan dalam keramba ditemukan meninggal dunia usai jatuh dan tenggelam di Dusun Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jumat (15/12/2017).

Korban atas nama Saji (52), ditemukan sudah tak bernyawa usai terjatuh dari perahu kecil saat memberi makan ikan dalam keramba.

Posisi keramba milik korban, berada di Dusun Kecopokan. Ditempat itu, terbentang luas sebuah bendungan hingga ke Karangkates, Lahor dan Bendungan Sutami. Saat kejadian, korban berniat memberi makan serta memindahkan benih ikan dari keramba ke keramba lainnya.

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa pulang. Keluarga menolak dilakukan otopsi. Mereka menerima kematiannya sebagai musibah. "Korban sebetulnya dalam kondisi sakit. Malam harinya sempat berobat karena sakit vertigo. Kemungkinan saat memberi makan ikan, sakitnya kambuh lalu tercebur ke bendungan," ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Sri Widyaningsih, Jumat (15/12/2017).

Kata Widya, pagi sekitar pukul 07.00 korban pergi ke bendungan Kecopokan. Aktivitas itu selalu dilakukan setiap hari untuk memberi makan ikan di keramba. Untuk mencapai ke lokasi karambak, korban menggunakan perahu sampan tradisional.

Ketika tiba di keramba, korban masih diketahui oleh saksi Wiyono, sedang memberi makan ikan dan memindahkan bibit ikan. Namun beberapa menit kemudian, ketika dilihat lagi korban sudah tidak ada. Hanya perahu miliknya yang mengapung.

"Saat itu korban sendirian. Koran tidak mengeluh apapun. Seperti apa jatuhnya tidak tahu, karena tiba-tiba hanya tinggal perahu saja," tutur Wiyono kepada petugas.

Wiyono lalu memberitahu keluarga korban dan warga sekitar. Kemudian melaporkan ke perangkat desa dan petugas Polsek Sumberpucung. Polisi selanjutnya menghubungi Tim SAR Kabupaten Malang.

Pencarian dilakukan dengan cara menyisir sekitar lokasi. Selain itu juga menyelam di lokasi korban terjatuh. Alhasil sekitar pukul 10.30, tubuh korban berhasil ditemukan. Namun kondisinya sudah tidak bernyawa.

Tubuhnya kemudian dievakuasi ke pinggir bendungan. Setelah diperiksa, lantas dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga membuat surat pernyataan tertulis menolak dilakukan otopsi. "Dari pemeriksaan tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban meninggal karena tenggelam," tambah Widya. (yog/kun)

Komentar

?>