Kamis, 26 April 2018

Ponorogo Dihantui Tanah Retak yang Makin Lebar

Kamis, 14 Desember 2017 23:32:06 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Ponorogo Dihantui Tanah Retak yang Makin Lebar

Ponorogo (beritajatim.com) - Tanah retak kembali menghantui beberapa warga desa di Ponorogo. Apalagi, beberapa hari terakhir, hujan masih saja mengguyur bumi reyog.

Tepatnya warga di Desa Bekiring, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Desa Tugurejo, Desa Senepo, Kecamatan Slahung, Desa Dayakan, Desa Watuagung, Kecamatan Badegan, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Beberapa Desa di Kecamatan Ngrayun.

"Ada belasan desa yang memang ada tanah retak pada 2016. Di 2017 ini tidak bertambah," kata Kabid Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Kamis (14/12/2017).

Namun, lanjut dia, retakan di desa-desa tersebut bertambah panjang. Dia mencontohkan di Desa Senepo, Kecamatan Slahung, semula lebar retakan hanya 1 meter, sekarang bertambah menjadi 1 meter lebih 30 sentimeter.

Pria yang ajrab disapa Budi ini mengaku bahwa hal itu membuat warga sekitar lokasi retakan harus waspada. Dia menjelaskan, melalui perangkat desa menyarankan jika memang membahayakan untuk segera mengungsi.

"Saya memang menyarankan untuk mengungsi. Seperti di Talun Ngebel ataupun di lokasi lain. Biar tidak menimbulkan korban," pungkasnya. [mit/suf]

Komentar

?>