Kamis, 26 April 2018

Kembali Turun ke Jalan

Wartawan Mojokerto Kumpulkan Rp 7,6 juta untuk Korban Bencana

Selasa, 12 Desember 2017 20:47:14 WIB
Reporter : Misti P.
Wartawan Mojokerto Kumpulkan Rp 7,6 juta untuk Korban Bencana

Mojokerto (beritajatim.com) - Aksi Wartawan Mojokerto Peduli Bencana terus dilakukan sampai penutupan posko peduli bencana ditutup tanggal 15 Desember 2017 besok.

Di hari ketiga turun ke jalan, para wartawan berhasil mengumpulkan Rp7.609.800 dari lima sekolah di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Lokasi pertama yakni di SMK PGRI Sooko. Dibantu para siswa dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), di sekolah mayoritas perempuan tersebut berhasil terkumpul donasi untuk korban bencana sebesar Rp1.921.000.

Jumlah tersebut termasuk sumbangan dari guru. Dari SMK PGRI Sooko, kemudian bergeser ke SMAN I Puri. Para wartawan kembali dibantu OSIS keliling ruang kelas dan ruang guru berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp2.298.800.

Lokasi ketiga yakni MTs Mambaul Ulum dan SMK Bhakti Indo Medika PPMU yang berada di Kecamatan Mojosari.

Dua sekolah yang masih satu yayasan tersebut berhasip terkumpul sebesar Rp790.000 dan lokasi keempat yakni SMKN I Pungging.

Di SMKN 1 Pungging mendapatkan sumbangan untuk para korban dari para siswa dan guru sebesar Rp 2.600.000.

"Hari ini, teman-teman wartawan Mojokerto kembali turun ke jalan untuk melanjutkan aksi Wartawan Mojokerto Peduli Bencana. Hari ini ada empat titik yang menjadi sasaran, yakni di sekolah. Total hasil penggalangan dana hari ini sebesar Rp7.609.800," ungkap koordinator aksi, Muhammad Chariris, Selasa (12/12/2017).

Posko Peduli Bencana yang dibuka Wartawan Mojokerto masih ada dua hari lagi, namun tidak menutup kemungkinan antusiasi beberapa pendidikan lembaga di Kabupaten Mojokerto terus meningkat.

Menghimbau kepada masyarakat dan siswa yang akan menyumbang bisa ke Posko Peduli Bencana. "Ada informasi dari beberapa sekolah antusias menyumbang kepada korban bencana melalui Posko Peduli Bencana yang dibuka Wartawan Mojokerto. Kita tunggu sampai tanggal 15 Desember karena setelah itu akan disalurkan lagi di jilid II. Karena sebelumnya kita sudah mendistribusikan bantuan ke korban bencana di Pacitan," katanya.

Masih kata Chariris, yakni sekitar 30 juta yang dirupakan berbagai bentuk barang. Diantaranya, alat tulis, seragam, sembako, bumbu dapur, susu, pakaian dalam, pampers dan pembalut.

Semua bantuan tersebut telah diserahkan ke Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pacitan selaku penangggungjawab dapur umum.[tin/ted]

Komentar

?>