Sabtu, 21 Juli 2018

Menteri PUPR: Dua Pekan, Target Huntara Selesai

Senin, 11 Desember 2017 23:57:40 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Menteri PUPR: Dua Pekan, Target Huntara Selesai

Pacitan (beritajatim.com) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan, permintaan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang penyelesaian fasilitas umum, hunian sementara, jembatan gantung cepat diselesaikan disanggupinya.

Bahkan Basuki mengatakan, target dari kementerian PUPR sendiri sama persis dengan permintaan Presiden Jokowi, yakni sekitar dua pekan. "Saya sanggupi dua pekan," kata Basuki, Senin (11/12/2017).

Apalagi, lanjut dia, untuk Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Ploso akan selesai dalam dua pekan. Pun dengan 7 jembatan gantung yang rusak juga akan selesai dalam dua pekan.

"Huntara (Hunian Sementara-red) dan jembatan gantung akan selesai dalam dua pekan. Itu target saya," tambahnya.

Namun, lanjut dia, untuk pekerjaan beberapa waduk yang rusak karena terkena banjir tidak mungkin dua pekan. "Beberapa waduk baru 53 persen. Ya terus saja dikerjakan," tegasnya.

Sekedar diketahui, cuaca ekstrim pengaruh badai siklon Cempaka menyapa Kabupaten Pacitan, Selasa (28/11/2017) dini hari lalu. Dari peristiwa tersebut, kerugian yang muncul mencapai setengah Triliun lebih. Tepatnya Rp 580.9 Milyar.

Dari informasi yang didapat beritajatim.com, saat itu curah hujan selama sepekan sekitar 383 milimeter per hari. Jebolnya 3 tanggul dan meluapnya sungai Grindulu seta Lorog menyebabkan hampir semua wilayah Kota Pacitan tenggelam. Tidak hanya banjir, longsor juga menerjang wilayah Pacitan.

Untuk banjir terjadi di 6 Kecamatan, 6 Desa. Atau sekitar 205.58 km per segi wilayah Pacitan terendam air. Pun untuk longsor, menimpa 12 Kecamatan atau 68 desa. Atau 176 titik longsor tersebar.

Sementara, untuk korban meninggal dunia ada 25 korban. Dengan rincian, 6 korban banjir dan 18 korban longsor. Ke 25 ditemukan dalam keadaan meninggal.

Sementara, untuk data rumah rusak sekitar 6.603 unit. Sekolah rusak ada sekitar 126 unit. Jalan rusak sepanjang 19.5 km atau sekitar 78 ruas. Untuk jembatan, ada 21 jembatan penghubung rusak total.

Di sisi lain, 23 titik tanggul juga mengalami kerusakan baik ringan, sedang maupun berat. Pun 462 meter irigrasi rusak total.

Untuk air bersih, sekitar 832 meter pipa PDAM Pacitan rusak. Untuk pertanian, ada 1.747 Ha milik warga harus rusak. Ternak warga sekitar 155 sapi menghilang, 1.925 kambing juga hilang. [mit/suf]

Komentar

?>