Senin, 18 Desember 2017

Tolak Mahalnya SPP

Ratusan Mahasiswa Unair Blokir Jl Airlangga

Senin, 20 Nopember 2017 23:22:41 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Ratusan Mahasiswa Unair Blokir Jl Airlangga

Surabaya (beritajatim.com) - Sekitar 200 orang yang terdiri dari pedagang kaki lima dan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memblokir jalan di sepanjang jalan Airlangga, Gubeng, Surabaya, Senin (20/11/2017) malam.

Mereka juga membakar ban dan membentangkan spanduk di tengah jalan yang sudah diblokadenya sejak pukul 17:00 WIB itu. Para mahasiswa menyuarakan 2 poin penting. Diantaranya mewujudkan visi pendidikan kerakyatan. Mereka menuntut biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) saat ini diterapkan dianggap terlalu mahal dan tidak terjangkau bagi wali mahasiswa yang kelas menengah ke bawah.

"Perjuangan panjang ini mengevaluasi undang-undang pendidikan tinggi 2012 dan undang-undang Sisdiknas. Selain itu juga memperingati hari pelajar yang jatuh setiap  17 November," tutur Kordinator Aliansi Mahasiswa Surabaya, Lucky Wahyu.

Meski rintik hujan mengguyur, para mahasiswa tidak membubarkan diri. Mereka tetap melakukan aksi dengan menyuarakan tolak relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL), yang biasanya berjualan di sepanjang totoar depan Kampus B Unair. Pasalnya, belakangan ini sudah banyak tindakan dari rektorat maupun​ Satpol-PP​ yang menggusur pedagang. Juga adanya pemasangan bis di sepanjang pedestrian.

"Kami sudah melakukan kajian bahwa PKL di sini tidak menggangu pejalan kaki, begitu juga keberadaan PKL itu dianggap penting karena sebagai tempat untuk belajar dan melakukan kajian-kajian maupun diskusi, kami tetap menolak penggusuran PKL," urai mahasiswa jurusan Imu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Unair ini.

Diketahui, selain menggelar aksi di sepanjang jalan Unair, sebalumnya mereka juga sempat melakukan aksi di Balaikota Surabaya dengan harapan bisa memenuhi Walikota Tri Rismaharini dengan menyuarakan hal serupa.

Sementara itu, Kanit Intelkam Polsek Gubeng Surabaya AKP Alum Sofi yang datang pada pukul 20:00 berhasil melakukan negosiasi dengan para mahasiswa yang melakukan aksi hingga mereka rela membubarkan barisan pada pukul 21:00 WIB.

"Alhamdulillah tadi kami mencoba melakukan negosiasi dengan para mahasiswa, dan kami berjanji untuk memediasi perwakilan para mahasiswa dan PKL dengan melakukan pertemuan di Rektorat Unair kampus C esok hari," tandansya. [ito/suf]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>