Senin, 23 Juli 2018

Jalan Tol Ngawi-Solo

Rumah Kyai Suradi di Dempel Ngawi Akhirnya Dirobohkan

Rabu, 15 Nopember 2017 17:59:56 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Rumah Kyai Suradi di Dempel Ngawi Akhirnya Dirobohkan
Rumah Kyai Suradi di Dempel Ngawi Dirobohkan

Ngawi (beritajatim.com) - Pembangunan tol Ngawi-Kertosono yang sempat diklaim lancar, ternyata meninggalkan masalah. Sampai saat ini pembebasan lahan masih belum selesai. Buktinya, eksekusi pembebasan lahan proyek tol Ngawi-Kertosono di Ngawi sempat ricuh.

Keluarga dari Kyai Suradi menolak dibongar bangunan dan Masjid miliknya. Bahkan tetap bertahan di rumah miliknya di Desa Dempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Akibatnya, Polres Ngawi dan Pengadilan Tinggi Negeri Ngawi  mengeluarkan paksa keluarga tersebut yang nekad bertahan meski ada alat berat.  Usai negoisasi dan mengamankan barang, baru petugas menghancurkan Masjid dan bangunan rumah milik Kyai Sardi.

Dari informasi yang diperoleh beritajatim.com, 5 anggota keluarga tetap kuekuh di dalam rumah. Sehingga, polisi mengeluarkan dengan cara menggendong satu per satu. Kericuhan tetap berlanjut. Apalagi saat sebuah alat berat merobohkan rumah yang telah ditinggali puluhan tahun.

"Ganti ruginya tidak sesuai. Saya cuma minta disamakan dengan daerah lain. Yakni 1.2 juta per meter," kata Udin anak korban, Rabu (15/11/2017).

Namun, lanjut dia, pemerintah hanya menyetujui per meter 148 ribu. Jadi totalnya hanya sebesar Rp 2 miliar karena luas tanah 4000 meter.

Untuk sekedar diketahui, tanah dan bangunan masjid berada di proyek jalan tol Ngawi-Kertosono. Dari semua rumah yang sudah seleai pembebasan lahannya hanya milik Kyai Suradi yang belum tuntas ganti rugi hingga akhirnya pengadilan memutuskan pengosongan rumah. (mit/ted)

Tag : jalan tol

Komentar

?>