Rabu, 22 Nopember 2017

Jatuh dari Ketinggian 30 meter, Begini Kondisi Penambang Ini

Selasa, 14 Nopember 2017 15:20:01 WIB
Reporter : M Muthohar
Jatuh dari Ketinggian 30 meter, Begini Kondisi Penambang Ini

Tuban (beritajatim.com) - Seorang pekerja tambang batu kapur tewas dengan kondisi mengenaskan setelah terjatuh ke dasar tambang galian batu kapur dengan kedalaman sekitar 30 meter yang berada di kawasan Dusun Mbokgede, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (14/11/2017).

Pekerja tambang yang tewas itu diketahui bernama Tarno (38), warga Dusun Karanglor, Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Korban tewas saat dalam perjalanan ketika hendak dibawa ke rumah untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kejadian kecelakaan kerja di lokasi tambang batu kapur yang disinyalir ilegal itu berawal saat korban hendak naik dari dalam tambang batu kapur. Karena tambang sudah mencapai kedalaman sekitar 30 meter lebih membuat para penambang harus naik dengan menggunakan derek.

"Korban saat itu akan naik dari dalam tambang dengan menggunakan alat derek. Namun saat ditarik ke atas, diduga seling alat tersebut putus di tengah-tengah," terang AKP Desis Susilo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban.

Putusnya seling derek yang dibuat korban naik itu membuat penambang itu langsung kembali terjun bebas ke dasar tambang batu kapur itu. Karena jatuh dari ketinggian puluhan meter itu membuat Tarno mengalami luka parah pada beberapa bagian tubuhnya termasuk luka pada bagian kepala.

"Korban mengalami luka parah pada kaki, punggung, tangan dan juga kepala. Selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit, namun di tengah perjalanan korban sudah meninggal dunia," tambahnya.

Petugas kepolisian dari jajaran Polsek Semanding yang mendapatkan laporan itu langsung mendatangi lokasi tambang yang menewaskan satu penambang itu untuk melukan penyelidikan lebih lanjut. Adapun lokasi tambang batu kapur tersebut diketahui merupakan milik Karman, warga Desa Boto, Kecamatan Semanding, Tuban.

"Kita telah melakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan barang bukti. Adapun untuk siapa tersangka masih dalam penyelidikan," pungkasnya.[mut/kun]

Komentar

?>