Senin, 22 Oktober 2018

Rindu Ortu, Gadis Ingusan Gantung Diri

Rabu, 25 Oktober 2017 09:10:40 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Rindu Ortu, Gadis Ingusan Gantung Diri
Polisi menunjukkan lokasi yang digunakan korban untuk gantung diri

Jombang (beritajatim.com) - Ketenangan warga Dusun Guwo. Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, berubah gempar. Hal itu menyusul ditemukannya jasad seorang bocah SMP, Nanik Sri Wahyuni (15), yang meninggal dengan cara tragis. Nanik gantung diri menggunakan seutas tali di rumahnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab korban nekat gantung diri. Namun berdasarkan dugaan sementara, Nanik broken home karena sejak kecil ditinggal sang ibu, sementara sang ayah menikah lagi dan tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur. Nanik akhirnya tinggal bersama neneknya di Dusun Guwo.

Kegundahan korban soal keluarganya itu terkuak dari curhat yang tertulis di buku diari miliknya. Pada lembar paling depan terdapat tulisan dengan judul 'korban wong tuo'. Dalam buku harian tersebut, Nanik mengungkapkan kerinduan terhadap kedua orangtuanya. Dia berharap bisa berkumpul kembali dengan orangtuanya.

"Memang kami menyita buku diari milik korban. Dia menulis tentang kegundahan hatinya. Tentang kerinduan terhadap kedua orang tuanya," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Subadar, Rabu (25/10/2017).

Subadar menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya sendiri, yakni M Wahyu Firmansyah (21). Saat itu Firmansyah sedang membantu neneknya di warung kopi. Bersebelahan dengan kediaman sang nenek, adalah rumah yang ditempat Nanik.

Namun saat itu, ada keganjilan. Rumah tersebut terkunci rapat mulai pagi hingga malam. Firman sudah berusaha memanggil Nanik berkali-kali, namun tidak ada jawaban. Hingga akhirnya saksi berserta neneknya membuka pintu rumah tersebut menggunakan kunci cadangan.

Begitu pintu terbuka, Firman langsung mencari adiknya. Nah, saat berada di ruang belakang saksi sangat kaget karena melihat adiknya sudah menggantung menggunakan tali di sebuah kayu. Selanjutnya, temuan itu dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi.

"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Artinya, meninggalnya bocah SMP tersebut murni akibat bunuh diri," pungkas Subadar. [suf]

Tag : gantung diri

Komentar

?>