Sabtu, 18 Nopember 2017

Wujudkan Pemuda Mandiri

Kemenpora Bekali 309 Pemuda di Jatim

Selasa, 24 Oktober 2017 01:07:04 WIB
Reporter : Misti P.
Kemenpora Bekali 309 Pemuda di Jatim

Mojokerto (beritajatim.com) - Sebanyak 309 pemuda mengikuti pembekalan Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) yang diselenggarakan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di salah satu hotel di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Ratusan peserta tersebut berasal dari 10 kabupaten di Jawa Timur tersebut.

Tujuan program PMMD tersebut tidak lain yakni terwujudnya pemuda mandiri yang dapat menjadi penggerak dan pelopor bagi berjalannya roda kehidupan masyarakat di lingkungannya, baik dari segi ekonomi, politik, sosial, maupun kebudayaan.

Kabid Kepeloporan Pemuda Daerah Khusus, Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan, Deputi Pengembangan Pemuda, Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, Sopti Popiyati mengatakan, program yang menjadi unggulan ini untuk mendukung revolusi mental kalangan pemuda di seluruh Indonesia.

"Dari 411 pemuda yang ikut seleksi tiga bulan lalu, ada 309 pemuda mandiri yang berhasil lolos seleksi yang berasal dari 10 kabupaten di Jatim. Diantara, Pamekasan, Blitar, Lamongan, Tulungagung, Sidoarjo, Jember, Gresik, Lumajang, Bangkalan dan Malang," ungkapnya, Senin (23/10/2017).

Masih kata Sopti, para peserta nantinya akan memajukan potensi masing-masing daerah yang kurang berkembang. Diharapkan nantinya dari program tersebut akan lahir pemuda mandiri dari daerah yang dapat terfasilitasi untuk menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

"Bentuk kegiatannya berkaitan dengan lingkungan, baik olahraga, sosial, budaya maupun tradisinya, untuk mengangkat potensi masing-masing. Program ini merupakan pilot project tahun ini dan telah dilaksanakan di 10 provinsi di seluruh Indonesia dengan target peserta sebanyak 1.500 pemuda," urainya. 

Sebanyak 10 propinsi tersebut yakni Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Dari target 1.500 pemuda mandiri tersebut, tegas Sopti, nantinya disaring menjadi 500 pemuda yang terbaik untuk dinobatkan sebagai pemuda pelopor. [tin/but]

Komentar

?>