Sabtu, 18 Nopember 2017

Bocah SD yang Hilang Ternyata Dimutilasi, Korban Dibunuh Dengan Cangkul

Kamis, 19 Oktober 2017 21:59:06 WIB
Reporter : M Muthohar
Bocah SD yang Hilang Ternyata Dimutilasi, Korban Dibunuh Dengan Cangkul
Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR sedang melakukan olah TKP

Tuban (beritajatim.com) - Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban telah melakukan identifikasi terhadap jenazah Muhammad Arifin (6), bocah SD asal Desa Tanggulangin, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah tetangganya, Kamis (19/10/2017).

Dari hasil pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga korban dibunuh secara sadis oleh pelaku dengan menggunakan cangkul atau pacul.

Bahkan tubuh korban sempat dimutilasi sebelum akhirnya oleh pelaku di simpan di kolong tempat tidur dengan masih menggunakan seragam sekolahnya.

Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR yang datang di lokasi kejadian ditemukannya mayat bocah SD itu mengatakan bahwa dugaan korban telah dibunuh sejak hari Senin (16/10/2017) lalu bersamaan dengan korban hilang. Pasalnya, kondisi jenazah korban sudah mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

"Melihat kondisi dari korban, mungkin sudah empat hari dibunuh, sejak korban hilang. Korban mengalami luka-luka pada bagian kepalanya," terang AKBP Sutrisno HR, Kapolres Tuban saat berada di TKP.

Selain luka pada kepala indikasi bahwa korban dimutilasi oleh pelaku yang merupakan tetangga dekat dengan korban itu juga sangat kuat. Pasalnya, tangan kanan korban juga dalam kondisi terpotong dan terpisah dari tubuhnya ketika jenazah ditemukan.

"Satu tangan korban dipotong oleh pelaku, yaitu tangan kanan saja," ungkapnya.

Sementara itu, setelah dilakukan identifikasi dan olah TKP jenazah Arifin yang sempat hilang selama empat hari sudah dievakuasi oleh petugas. Kini jenazah bocah SD yang diduga dibunuh oleh tetangganya sendiri itu sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD dr R Koesma Tuban untuk diotopsi.[mut/ted]

Tag : orang hilang

Komentar

?>