Jum'at, 20 Oktober 2017

Suran Agung

Ketua PSHW: Silahkan Polisi Tindak Jika Pendekar Melanggar

Jum'at, 06 Oktober 2017 20:48:18 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Ketua PSHW: Silahkan Polisi Tindak Jika Pendekar Melanggar

Ponorogo (beritajatim.com) - Walaupun dibebaskan mengendarai roda dua, pendekar Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) cabang Ponorogo tetap harus mematuhi maklumat yang telah disepakati bersama. Jika tidak, sanksi pun menghadang mereka.

"Maklumat bersama tetap harus dipatuhi. Walaupun tidak mengikuti Suran Agung di Madiun, Minggu 8 Oktober 2017 nanti," kata Ketua Cabang PSHW Ponorogo, Langen Tri, Jumat (6/10/2017).

Dia mengaku, pendekar di Ponorogo bisa mengikuti Suran Agung di alon-alon Ponorogo, Minggu (15/10/2017) mendatang. Namun, roda duanya juga tetap standar.

"Jika menggunakan roda dua tidak standar. Memakai knalpot brong atau suratnya tidak lengkap bisa ditilang oleh polisi. Dan saya menyerahkan semua pada polisi," tambahnya.

Pun, untuk pendekar di luar Ponorogo ingin mengikuti suran agung di Ponorogo juga harus menggunakan roda empat. Langen mengatakan, jika melanggar bukan tanggung jawab pengurus.

Seperti diketahui, pendekar PSHW Ponorogo menyelenggarakan suran agung sendiri, Minggu (15/10/2017). Namun, semua maklumat bersama harus dipatuhi. Kecuali penggunaan roda empat, tapi hanya berlaku untuk pendekar di Ponorogo. (mit/kun)

Tag : suran agung

Komentar

?>