Jum'at, 20 Oktober 2017

1.426 Hektar Lahan Pertanian di Kabupaten Kediri Terancam Kekeringan

Jum'at, 22 September 2017 18:23:26 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
1.426 Hektar Lahan Pertanian di Kabupaten Kediri Terancam Kekeringan

Kediri (beritajatim.com) - Meskipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri sudah melaksanakan program pipanisasi dan pembuatan sumur komunal tetapi wilayahnya masih berpotensi mengalami kekeringan di musim kemarau ini. Dinas Pertanian setempat mendata ada lebih dari 1.000 hektar lahan pertanian yang portensi kekeringan.
 
Data pasti dari dinas ini memetakkan lahan pertanian yang potensi kekeringan mencapai 1.426 hektar. Lahan ini terdiri dari sawah dan ladang. Lahan potensi kekeringan tersebar di beberapa kecamatan diantaranya, Kecamatan Grogol, Tarokan, Semen, Banyakan dan Mojo.
 
Butir air hujan yang belum jatuh hingga akhir bulan September ini mengakibatkan debet air ikut turun. Otomatis para petani mulai kesulitan memperoleh air untuk keperluan irigasi. Akibatnya, beberapa jenis tanaman, khususnya padi mengalami kerusakan karena kurang pasokan air. Petani mulai khawatir hasil panen tahun ini bakal merosot.
 
Diakui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Widodo, potensi kekeringan lahan pertanian mulai mengkhawatirkan. Untuk itu, pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk membantu para petani.
 
Salah satu langkah antisipatif adalah mengadakan sekolah lapangan iklim. Kegiatan ini dilakukan secara insidental di beberapa daerah yang berpotensi mengalami kekeringan.  Selain itu, pihaknya juga menyarankan petani menanam jenis tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air dalam jumlah banyak yakni, palawija seperti jagung dan kacang tanah.
 
"Kami merekomendasikan untuk melakukan perbaikan fisik tanah dengan membiarkan lahan serta memberi tambahan pupuk bogasi. Tujuannya untuk menngembalikan zat hara dalam tanah. Sehingga tanaman tidak gampang layu dan mati," kata Widodo Imam Santoso, Jumat (21/9/2017).
 
Dia menambahkan, dari hasil pemantauan lapangan yang sudah dilakukan, saat ini sudah ada lahan pertanian yang mengalami kekeringan yakni sekitar 2,6 hektar. Kekeringan ada di Kecamatan Semen . Dari kecamatan ini kekeringan berada di Desa Pohsarang,  Pagung dan Selopanggung. Pihak Dinas Pertanian beralasan sudah berupaya meminimalisir bencana kekeringan dengan berbagai cara setiap tahun, diantaranya pipanisasi, pembangunanan saluran tersier, dan lainnya.

Untuk diketahui, sebagai kawasan agraris jumlah lahan produktif di Kabupaten Kediri mencapai 88 ribu hektar. Sedangkan lahan non pertanian sebanyak 50 ribu hektar. Mayoritas masyarakat di Kabupaten Kediri mengandalkan hasil bercocok tanam sebagai mata pencaharian sehari-harinya. (nng/ted)

Tag : kekeringan

Komentar

?>