Jum'at, 15 Desember 2017

Bupati Gresik Bingung Pemilik Tanah Tak Bertuan di Tol Legundi-Krian-Bunder

Rabu, 20 September 2017 19:02:07 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Bupati Gresik Bingung Pemilik Tanah Tak Bertuan di Tol Legundi-Krian-Bunder
Bupati Gresik Sambari Halim

Gresik (beritajatim.com)- Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kebingungan terkait soal kepemilikan tanah tak bertuan untuk jalan tol Legundi-Krian.

Untuk menelusuri hal itu, orang nomor satu di Gresik itu memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) menginventarisir asal-usul kepemilikan tanah tersebut.

"Tolong para OPD yang saya undang ini untuk mencari tahu siapa pemilik tanah tersebut. Paling lambat akhir bulan ini harus sudah ada kejelasan," ujar Sambari, Rabu (20/09/2017).

Sementara, kepala OPD yang diundang bupati ke ruang kerjanya adalah yang mengurusi masalah pertanahan dan administrasi lainnya.

Mereka diantaranya Kepala Dinas Pertanahan Tarso Sagito, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilowanto Hariogi, dan Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Gresik Yusuf Ansori.

Mereka diminta untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terutama dengan Camat, Kepala Desa bahkan Kepala Dusun pada daerah yang dilalui jalan tol.
Langkah awal yang akan dilakukan oleh Pemkab Gresik yaitu mengumpulkan camat terkait yaitu Camat Kebomas, camat Cerme, Camat Menganti, Camat Kedamean dan Camat Wringinanom.

"Kami akan melihat dari  seluruh dokumen yang ada di desa yaitu kretek (peta) desa, buku letter C maupun buku bothekan (gambar dan ukuran tanah masyarakat yang ada) di desa. Lalu kami akan mengumumkan di media massa terhadap tanah yang tidak bertuan tersebut," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Suyono.

Pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder sepanjang 38,29 km ini akan melalui 2 wilayah, yaitu Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik. Di Wilayah Kabupaten Gresik, jalan tol KLB akan dibangun pada lahan seluas 143,27 hektar pada 1.688 bidang.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Sidoarjo tol KLB pada lahan 2,79 hektar pada 55 bidang.

Ada 20 desa yang dilalui oleh jalan tol KLB yaitu desa Lebaniwaras, Lebanisuko, Sembung, Pedagangan, Manunggal, Belahan Rejo, Tanjung, Turirejo, Pranti, Beton, Gadingwatu, Putatlor, Morowudi, Boboh, Iker-iker geger, Cermekidul, Cermelor, Pandu, Tambakberas, Banjarsari.

Sesuai data pada Rapat koordinasi di Biro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 28 Agustus 2017.

Progress pembebasan lahan jalan tol KLB di Gresik yang sudah berhasil dibebaskan yaitu 117,78 hektar (1.369 bidang) atau 82,21 persen. Total lahan yang dibutuhkan seluas 143,27 hektar (1.668 bidang). Sedangkan 299 bidang atau seluas 25,49 hektar masih belum bebas. [dny/ted]

Tag : jalan tol

Komentar

?>