Kamis, 19 Juli 2018

82 Desa di Pamekasan Alami Kekeringan

Selasa, 19 September 2017 21:48:51 WIB
Reporter : Samsul Arifin
82 Desa di Pamekasan Alami Kekeringan

Pamekasan (beritajatim.com) - Sebanyak 82 desa dari 189 desa/kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, terkena dampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

Bahkan dari jumlah desa terdampak kekeringan tersebut, sebagian di antaranya tercacat masuk katagori kering kritis. Sehingga menjadi atensi tersendiri khususnya dari pemerintah kabupaten di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

"Untuk kemarau kali ini, sebanyak 82 desa mengalami kekeringan. Sekitar 52 di antaranya masuk katagori kering kritis, sehingga membutuhkan suplai air lebih maksimal," kata Koordinator TRC BPBD Pamekasan Budi Cahyono, Selasa (19/9/2017).

Jumlah desa yang terkena dampak kekeringan katagori kritis, sebagian besar di antaranya merupakan wilayah yang memang kerap menjadi 'langganan' kekeringan saat musim kemarau. Seperti di Kecamatan Batumarmar, Larangan, Pademawu, Tlanakan dan lainnya.

"Untuk desa yang masuk katagori kering kritis di antaranya Desa Bujur Barat, Bujur Tengah, Larangan, Larangan Loar, Larangan Tokol, Majungan, Padelegan, Pagagan dan beberapa desa lainnya," ungkapnya.

Dari itu, pihaknya bersama sejumlah instansi lain hampir setiap hari mendistribusikan air ke titik rawan kekeringan. "Setiap hari kami melakukan suplai air ke daerah kekeringan, termasuk pula desa yang masuk katagori kritis juga dibantu PDAM," jelasnya.

"Sejauh ini kita melakukan suplai air ke daerah terdampak kekeringan dengan menggunakan tujuh truk tangki, empat (truk) tangki milik BPBD dan tiga tangki lain milik PDAM," pungkasnya. [pin/ted]

Tag : kekeringan

Komentar

?>