Jum'at, 15 Desember 2017

Kades Diharap Pro Aktif

Ini Peta Kekeringan Kabupaten Magetan

Senin, 18 September 2017 08:41:23 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Ini Peta Kekeringan Kabupaten Magetan

Magetan (beritajatim.com) - Dampak kekeringan mulai menyapa daerah tinggi, Kabupaten Magetan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan sudah memetakannya.

Dari data yang ada, di Kabupaten Magetan terdapat beberapa kecamatan yang kekeringan. Yakni, Kecamatan Parang, Ngariboyo dan Karas.

"Memang tidak semua desa. Di antaranya yang ada di Kecamatan Parang Desa Sayutan, Pragak, Trosono, Joketro, Nglopang, Mategal, dan Kelurahan Parang. Di Kecamatan Ngariboyo ada Desa  Baligondo, Mojopurno, Baleasri, Selotinatah. Kemudian Kecamatan Karas yakni Desa Batok dan Desa Kuwon," Kata Fery Yoga Saputra, Kasie Kedaruratan dan Logistik, BPBD Magetan.

Khusus Ngariboyo, lanjut dia, disebabkan air PDAM mati. Kalau Kecamatan Karas sumur mulai mengering, Kecamatan Parang sumber air menipis. Dia berharap, kepala desa semakin peka. Karena tidak menutup kemungkinan daerah lain akan kekeringan. Puncak kemarau terjadi akhir bulan ini hingga Oktober dan November.

"Kami sudah mulai droping. Seminggu dua kali pada daerah kekeringan tersebut. Karena memang perlu didroping air," tambahnya, Senin (18/9/2017).

Dia menjelaskan, BPBD sejak bulan lalu melakukan sosialisasi ke masyarakat khususnya wilayah Magetan lewat media. "Intinya kita BPBD sudah siap dalam menghadapi musim kemarau ini," tambahnya.

Fery berharap peran serta kepala desa untuk pro aktif turun ke bawah. Melihat warganya jangan sampai terlambat menghubungi BPBD saat krisis air. [mit/suf]

Komentar

?>