Rabu, 20 September 2017

Air Menyembur, Tandai Akhir Kekeringan di Banyuwangi

Kamis, 14 September 2017 12:48:57 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Air Menyembur, Tandai Akhir Kekeringan di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) - Sempat tersiar kabar sejumlah warga di Kecamatan Wongsorejo mengalami krisis air. Sehingga Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi mengirimkan air ke lokasi permukiman warga.

Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh petugas baik dari BPBD maupun Dinas PU Pengairan, ternyata kekurangan air disebabkan adanya kerusakan mesin pompa dan pipa. Menyikapi hal itu, pemerintah bertindak cepat dengan melakukan pemasangan alat baru dan penambahan kapasitas pipa air tersebut.

"Kita bingung karena ada pemberitaan tentang kekeringan di Banyuwangi. Dan itu jadi HL terus, jadi saya mengambil sikap untuk melakukan tindakan hingga Kepala Dinas ini saya pimpin rapat dari Tanah Suci," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kamis (14/9/2017)

"Ternyata setelah saya cek langsung ke lokasi bukan kekeringan, tapi alatnya yang rusak," ungkap Bupati lagi.

Meski demikian, Pemda Banyuwangi masih terus melakukan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di daerah tersebut. Kondisi ini hingga menunggu pasokan air milik warga dari pompa kembali lancar.

"Penyediaan air bersihnya, kita bantu dari PDAM," terang Anas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Guntur Priambodo mengatakan, perbaikan sudah selasai dilakukan. Bahkan, alat pompa yang baru tersebut telah beroperasi sejak Minggu (10/9/2017) kemarin.

"Tandon, di Karangrejo Selatan itu sudah kita kerjakan, kapasitas pompa sudah kita tingkatkan, dan Alhamdulillah cakupannya sudah lebih besar, mudah-mudahan akan lebih lancar dan debitnya bisa lebih besar," ungkapnya.

Guntur menambahkan, pengairan di wilayah Kecamatan Wongsorejo sudah bisa memanfaatkan Bendungan Waduk Bajulmati. Pasalnya, waduk tersebut saat ini telah terisi penuh dan siap untuk pemenuhan bantuan kebutuhan air untuk warga.

"Sudah dimanfaatkan secara pelan-pelan sudah kita keluarkan sedikit-sedikit untuk aliran sawah milik warga. Tapi dari, kapasitas 1 juta kubik tidak kita keluarkan semua," pungkasnya. (rin/ted)

Tag : kekeringan

Komentar

?>