Rabu, 20 September 2017

Misteri Bunuh Diri Karyawati KSP di Kediri

Polisi Agendakan Pemeriksaan Mantan Pacar dan Teman Kerja Pelaku

Rabu, 13 September 2017 17:47:22 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Polisi Agendakan Pemeriksaan Mantan Pacar dan Teman Kerja Pelaku

Kediri (beritajatim.com) - Motiv bunuh diri Galuh Ayu Pamungkas, karyawati Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Artha Mulia di Kabupaten Kediri sampai saat ini masih menjadi teka- teki. Polsek Gampengrejo tampaknya masih sulit untuk membongkarnya.

Kanit Reskrim Polsek Gampengrejo Ipda Joko Santoso mengaku, pihaknya terus mendalami penyelidikan kasus bunuh diri yang dilakukan Galuh Ayu Pamungkas. Pihaknya berencana memanggil semua pihak untuk dilakukan konfrontir. Mengingat, keluarga pelaku merasa janggal dengan kematian bunuh diri ibu dua anak itu.

“Semua yang berkaitan akan kita panggil. Termasuk dari pihak karyawan maupun orang lain. Keluarganya sudah datang kemari dalam rangka memberikan masukan sekaligus meminta penjelasan mengenai motiv bunuh diri pelaku,” kata Ipda Joko Santoso, Rabu (13/9/2017).

Kematian gantung diri perempuan asal Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri di kantornya membuat keluarga bertanya-tanya. Mereka masih belum percaya Galuh bakal mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas. Sebab, sebelumnya tidak ada tanda-tanda aneh yang ditunjukkan oleh wanita yang dikenal pekerja keras ini.

Ada beberapa informasi yang disampaikan keluarga kepada kepolisian, diantaranya mengenai beberapa persoalan keuangan di kantor pelaku yakni di KSP Artha Mulia Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Kemudian satu orang nama pria yang disebut-sebut keluarga memiliki hubungan dengan pelaku.

Berdasarkan keterangan Suwandi, orang tua Galuh, pria yang dimaksud adalah mantan pacar almarhum. Lelaki yang ia maksud adalah bekas karyawan KSP Arta Mulia yang kini sudah bekerja di tempat lain. Laki-laki tersebut pernah datang ke rumah Suwandi.

“Saya merasa seseorang tersebut perlu dimintai keterangan. Mengenai identitasnya sudah kami sampaikan ke polisi. Saya merasa yakin dia memiliki hubungan dengan kematin anak saya. Untuk itu, supaya semua menjadi jelas, dia perlu untuk dipanggil polisi,” pinta Suwandi.

Selain informasi perihal seluk-beluk persoalan di KSP dan mantan pacar pelaku, ada hal lain yang turut disampaikan keluarga kepada polisi. Yaitu, perhiasan pelaku berupa sebuah gelang emas yang tidak ada di lengan pelaku sewaktu ditemukan gantung diri di kantornya. Pihak keluarga berharap polisi bisa menelusurinya.

Diberitakan sebelumnya, Galuh Ayu Pamungkas (32) karyawati Artha Mulia Katang ditemukan tewas gantung diri di kantornya. Malam hari sebelum kejadian, korban pamit suaminya menemui rekan kerjanya untuk menyelesaikan urusan jual beli tanah. (nng/kun)

Tag : bunuh diri

Komentar

?>