Rabu, 20 September 2017

Jalur Jombang - Lamongan Ditutup Selama 3 Bulan, Ini Penyebabnya

Rabu, 13 September 2017 15:53:39 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Jalur Jombang - Lamongan Ditutup Selama 3 Bulan, Ini Penyebabnya

Jombang (beritajatim.com) - Jalur Jombang - Lamongan - Tuban ditutup selama tiga bulan ke depan.

Pasalnya, jembatan Sungai Brantas, Kecamatan Ploso Jombang, yang notabene satu-satunya akses menuju wilayah Lamongan sedang diperbaiki.

"Mulai malam nanti, jembatan Ploso ditutup untuk pengendara. Selama ditutup, para pengguna jalan yang sedianya melintas dijalur tersebut dialihkan melalui jalur alternatif. yakni melalui jalan tol Kertosono – Mojokerto dan Kecamatan Lengkong, Nganjuk serta Kecamatan Gedek, Mojokerto," ujar Kasatlantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana, Rabu (13/9/2017).

Inggal menjelaskan, penutupan jembatan secara total bakal diberlakukan mulai pukul 20.00 hingga 04.00 WIB. Sedangkan mulai pukul 04.00 sampai 20.00 WIB diberlakukan sistem buka tutup. Karena pengguna jalan akan melalui SOB (jembatan di atas jembatan).

"Jadi karena di atas jembatan itu ada yang diperbaiki, maka yang di tengah mulai pukul 20.00 hingga 04.00 WIB ditutup total. Kemudian untuk yang jam 04.00 hingga 20.00 WIB  diberlakukan sisitem buka tutup. Namun yang boleh melintas adalah roda dua serta roda empat penumpang," kata Inggal di lokasi.

Jembatan Ploso merupakan salah satu jalur provinsi penghubung Jombang menuju jalur Pantura. Saat ini, Kondisi jembatan dinyatakan tidak layak untuk dilalui kendaraan besar, seperti truk dan bus. Hal itu karena konstruksi jembatan yang mulai aus dimakan usia. Jembatan yang melintang di atas Sungai Brantas tersebut usianya sudah 30 tahun.

"Perawatan dan perbaikan jembatan bakal dikerjakan mulai hari ini dan ditargetkan kelar pada 8 Desember mendatang," pungkas Inggal sembari menunjuk jembatan yang dimaksud. [suf/ted]

Komentar

?>