Sabtu, 18 Nopember 2017

Terkena Polusi Tanah Uruk, Warga Brambang Demo

Selasa, 12 September 2017 20:43:07 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Terkena Polusi Tanah Uruk, Warga Brambang Demo

Jombang (beritajatim.com) - Tak tahan dengan serbuan debu tanah uruk yang diduga mengandung limbah berbahaya atau B-3, warga Dusun Pranggang, Desa Brambang, Kecamatan Diwek, melakukan protes, Selasa (12/9/2017).

Warga yang didominasi kaum ibu ini membentangkan poster tuntutan di dekat lahan tebu yang selama ini menjadi lokasi pengurukan. Lahan tersebut milik warga desa lain. Hanya saja, hingga saat ini, pemilik lahan berinisial KH belum pernah menemui warga.

Padahal, proses pengurukan lahan tersebut memicu masalah. Setiap hari debu beterbangan menyerbu pemukiman. Maklum saja, jarak urukan yang diduga limbah itu hanya berjarak 50 meter dengan pemukiman padat penduduk.

Indanah (42), salah satu warga mengatakan, protes dilakukan lantaran sejak satu minggu terakhir. Pasalnya, pemilik melakukan pengurukan di sekitar lahan tebu diduga menggunakan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun).

Akibatnya, lanjut Indanah, rumah menjadi kotor penuh debu. Bahkan debu tanah uruk tersebut juga hinggap di makanan. "Banyak warga yang terkena serangan batuk. Karena setiap hari harus menghirup udara bercampur debu," katanya kesal.

Hal senada dilontarkan Imam Muhadi (60) warga lainnya. Menurut Imam, pihaknya  mengenal pemilik lahan dan sudah berusaha menemui untuk menyampaikan keluhan warga. Hanya saja selama ini tidak pernah bertemu.

Usai membentangkan poster berisi tuntutan, warga bergerak menuju Kantor Kecamatan Diwek. Sayangnya sesampainya di kantor kecamatan, warga harus menunggu lama kehadiran Camat Diwek Sutomo dan Kepala Desa Brambang Khisnullah.

Sayangnya, baik camat maupun kepala desa, lebih memilih tutup mulut ketika dikonfirmasi. Mereka kompak tak mau memberikan pernyataan. Sementara, Kapolsek Diwek AKP Bambang Setyo Budi yang juga berada di kantor Kecamatan Diwek, hanya mengatakan akan mengundang pemilik lahan.

"Tanah uruk tersebut mengandung limbah B3 atau tidak, kami belum bisa memastikan. Nah, untuk mengetahui hal tersebut, kami segera mengundang pemilik lahan guna dimintai penjelasan," kata Bambang. [suf]

Tag : demo

Komentar

?>