Rabu, 20 September 2017

Demi Air Bersih, Warga Susuri Hutan Sejauh 3 Kilometer

Selasa, 12 September 2017 20:20:27 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Demi Air Bersih, Warga Susuri Hutan Sejauh 3 Kilometer

Jombang (beritajatim.com) - Musim kemarau ini, warga Dusun Wonorejo, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, mengalami krisis air bersih. Sebanyak 96 warga dari 42 KK (Kepala Keluarga) harus berjuang melewati hutan sejauh 3 kilometer untuk mendapatkan air bersih.

Bukan hanya Dusun Wonorejo, hal serupa juga melanda sejumlah desa yang tersebar di lima kecamatan. Untuk mengatasi kekeringan ini, Badan Penanggulangan Bnecana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang menyalurkan bantuan air bersih.

Hari Siswanto, warga Dusun Wonorejo mengungkapkan, kekeringan yang menghantam desanya sudah berlangsung sekitar satu bulan. Air sumur mulai mengering, sungai juga kerontang. Bahkan, lahan pertanian sudah terlihat retak karena kering kerontang.

Tentu saja, untuk memasak, memandi serta kebutuhan rumah tangga lainnya, warga harus memutar otak guna mendapatkan air bersih. Warga Wonorejo harus menyusuri hutan sejauh 3 kilometer untuk mendapatkan air layak konsumsi.

"Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan bantuan air bersih dari BPBD Jombang. Kekeringan seperti selalu kita rasakan tiap tahun, saat musim kemarau tiba," ujar Hari, saat mengatre droping air dari BPBD Jombang, Selasa (12/9/2017), sembari berharap ada solusi riil dari pemerintah terkait masalah tersebut.

Gunadi Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jombang mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan air bersih ke semua lokasi terdampak kekeringan. Dalam satu minggu, menurut Gunadi, pihaknya mengirimkan air bersih antara dua sampai tiga kali ke setiap titik.

"Ada lima kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Semua lokasi sudah rutin kami berikan air bersih secara gratis," pungkas Gunadi. [suf]

Komentar

?>