Rabu, 27 September 2017

Gara-gara Obat Nyamuk, Dua Rumah Ludes Terbakar

Senin, 21 Agustus 2017 23:12:26 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Gara-gara Obat Nyamuk, Dua Rumah Ludes Terbakar

Gresik (beritajatim.com) - Dua rumah milik warga yakni Kayatun (60) dan Akhwan (55) yang berasal dari Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik ludes terbakar, Senin (21/8/2017). Penyebab kebakaran diduga dari obat nyamuk.

Selain kedua rumah terbakar, isi perabotan juga turut hangus dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum api menghanguskan dua bangunan, salah satu rumah milik korban yakni Akhwan, pada saat itu sedang menyalakan obat nyamuk bakar.

Obat nyamuk tersebut letaknya berdekatan dengan kursi yang berbahan sofa. Bersamaan dengan itu, penghuni seluruh rumah lagi asyik menonton pertunjukkan musik. Setelah ditinggal berjam-jam istri korban, yakni Aisyah pulang duluan. Namun, saat mendekati rumah dirinya kaget melihat asap hitam membumbung tinggi. Api yang semakin besar membuat istri korban berterika meminta tolong.

Sayangnya, saat Aisyah berteriak, rumahnya yang terbuat dari kayu sudah dilalap api. Bahkan, kobaran api semakin membesar kendati warga setempat berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Karena api terus membesar, langsung menyambar rumah milik Kayatun (60) yang sama-sama terbuat dari kayu.

Tragisnya, dari dua rumah yang terbakar, ada salah satu rumah yang berisi 6 sepeda motor turut terbakar meski tidak terlalu parah. Sedangkan ayam dan unggas yang berada di belakang rumah terpanggang hidup-hidup. Termasuk diantaranya, ada surat-surat yang berharga.

Kanit Reskrim Polsek Driyorejo, Iptu Sugeng mengungkapkan, anggotanya tidak berani melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pasalnya, kedua korban tidak melaporkan kejadian tersebut.

"Karena tidak melaporkan kami hanya memantau saja. Mengenai kerugiannya belum bisa ditafsir. Kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, hanya dua rumah yang terbuat dari kayu ludes dilalap api," tandasnya. [dny/suf]

Komentar

?>