Sabtu, 21 Oktober 2017

Diduga Punya Masalah Asmara, Arek Taman Kendat

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:55:49 WIB
Reporter : M. Ismail
Diduga Punya Masalah Asmara, Arek Taman Kendat

Sidoarjo (beritajatim.com) - Diduga ada persoalan asmara, Yustivan Ardyansyah (21) warga RT 5 RW 2 Desa Trosobo Kecamatan Taman nekat mengakhiri masa hidupnya dengan cara gantung diri.

Tubuh korban diketahui pertama kali oleh saksi mata, Maksum, yang juga kakek korban sendiri. Setiap harinya, Maksum tinggal berdua bersama korban.

Informasi yang di lapangan menyebutkan, anak pertama dari dua bersaudara itu, sehari sebelum meninggal, sempat merayakan hari ulang tahunnya yang ke-21 tahun bersama teman-temannya di rumah tersebut.

"Kemarin ramai di rumah ini, cucu saya merayakan ulang tahun ke 21 tahun dengan teman-temanya, ya pas malam 17-an kemarin itu," kata Maksum kakek almarhum Sabtu (19/8/2017).

Korban ditemukan Maksum dengan keadaan masih menggantung dengan seutas tali kain berwarna biru yang diikat pada lubang ventilasi jendela tepat diatas pintu kamarnya.

Saat itu sang kakek keluar dari kamarnya mau menuju dapur yang letaknya tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Maksum kaget melihat cucunya gantung diri.

"Saya lihat kenapa cucu saya kok berdiri di tengah-tengah pintu kamarnya. Saya panggil juga diam tak menjawab, lalu saya dekati. Ternyata sudah meninggal," tambahnya lirih.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga kepada anggota Polsek Taman. Dari hasil laporan, petugas yang datang selanjutnya melakukan olah TKP di rumah korban dan memeriksa para saksi.

Kapolsek Taman, Kompol Sudjud menjelaskan pihaknya sudah olah TKP dan mengumpulkan bukti maupun keterangan dari para saksi.

Dari olah TKP, barang bukti yang diamankan adalah berupa seutas tali dari kain berwarna biru beserta kursi plastik yang dibuat korban untuk gantung diri. "Jenazah korban dikirim ke RS Siti Khodijah," terang Sudjud.

Dari keterangan saksi yang dikumpulkan petugas, dugaan korban nekat gantung diri karena masalah asmara. Keterangan saksi-saksi dan teman semasa hidup korban menyebutkan dugaan arahnya ada problem masalah cinta. "Masih kita dalami untuk motif korban nekat melakukan perbuatan itu," pungkas Sudjud. (isa/kun)

Komentar

?>