Selasa, 21 Nopember 2017

Festival Balon Udara, Polres Gandeng PC NU, Ini Lokasi Yang Dipilih

Rabu, 16 Agustus 2017 18:52:14 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Festival Balon Udara, Polres Gandeng PC NU, Ini Lokasi Yang Dipilih

Ponorogo (beritajatim.com) - Festival balon udara gagasan Polres Ponorogo  menggandeng Anshor PC NU dan Pemkab Ponorogo. Ada beberapa alasan, Polres Ponorogo menggandeng ormas islam tersebut.

"Anshor PC NU merupakan ormas terbesar. Di Ponorogo ada banyak masjid. Banyak orang anshor PC NU. Saat idul fitri juga menerbangkan balon udara. Mereka bisa diajak sekalian," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi.

Dia menjelaskan, selain menggandeng anshor PC NU, pihak Polres Ponorogo juga bekerjasama dengan Pemkab Ponorogo. Karena bagaimanapun juga pihak Pemkab Ponorogo juga ikut andil melestarikan balon udara.

Suryo mengatakan, sudah survei lokasi. Ada empat lokasi yang sudah disurvei. Yakni di tempat wisata Watu Pecah Jambon, Lapangan Nongkodono, Lapangan Taab, dan Bantarangin.

"Dari empat itu akhirnya dipilih lapangan Nongkodono. Karena memang paling masuk dalam kriteria. Luas dan akses sangat mudah," katanya.

Dia menjelaskan, untuk wisata Watu Pecah Jambon tidak masuk karena lokasi terlalu jauh. Sementara lapangan Taab tidak karena lebih luas Nongkodono. Untuk Bantarangin juga menjadi kendala luasnya.

"Saya perkirakan banyak yang akan ikut festival balon udara. Setidaknya ada 50 peserta. Jadi ya kami memilih lapangan yang luas sekalian," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Tradisi balon udara yang sempat diberantas saat idul fitri akan menjadi sebuah festival. Hal itu digagas oleh pihak Polres Ponorogo dan Anshor PC NU.

"Biasanya masyarakat Ponorogo buat balon udara itu ada pada dua moment. Satu saat idul fitri. Satunya saat idul adha," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi, Selasa (15/8/2017).

Dia menjelaskan, sebenarnya tradisi balon udara ituyang baik. Tapi bisa dikondisikan agar tidak liar seperti saat idul fitri lalu. "Pokokknya festival balon udara sudah 80 persen konsepnya. 20 persennya tinggal restu dari masyarakat Ponorogo," tambah mantan Kapolres Ngawi ini.

Dia menjelaskan, ada beberapa kegiatan untuk menuju festival balon udara. Mukai dari survei lokasi sampai seminar tentang balon udara. Berbicara masalah waktu, Suryo mengaku, akan dilaksanakan pasca hari idul adha. "Waktunya tanggal 3 september," pungkasnya. [kun]

Komentar

?>