Rabu, 16 Agustus 2017

Hilang 2 Hari, Warga Giliraja Ditemukan Tewas di Laut

Sabtu, 12 Agustus 2017 23:33:18 WIB
Reporter : Temmy P.
Hilang 2 Hari, Warga Giliraja Ditemukan Tewas di Laut
foto/ilustrasi

Sumenep (beritajatim.com) - Setelah hilang selama dua hari, Ahmad Dasuki alias Pak Suparto (58), nelayan asal Pulau Giliraja, Desa Lombang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal. Mayat korban ditemukan mengapung di tengah laut.

"Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang akan menuju ke Pelabuhan Cangkarman. Jenazah korban terlihat mengapung di tengah laut," kata warga setempat, Mulyadi, Sabtu (12/8/2017).

Mendengar informasi penemuan mayat mengapung di laut tersebut, pihak keluarga korban langsung menuju lokasi. Ternyata memang benar, mayat mengapung itu adalah jenazah Suparto yang hilang saat pamit melaut dua hari lalu.

"Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan oleh keluarganya," terang Kepala Desa Lombang, Juherman.

Sebelumnya, Ahmad Dasuki alias Suparto (58), seorang nelayan asal Desa Lombang, Kecamatan Giligenting, Pulau Giliraja, Kabupaten Sumenep, dikabarkan hilang saat melaut.

Informasinya, Suparto pamit dari rumahnya untuk berangkat melaut pada Kamis (10/08/2017) jam 02.30 WIB dini hari. Karena kondisi air laut tengah surut, ia menunggu di perahu hingga air pasang. Sekitar jam 9 pagi saat air sudah pasang, Suparto baru berangkat melaut.

Namun ditunggu hingga sore hari, Suparto ternyata tidak pulang. Bahkan tersiar kabar, bahwa yang terlihat hanya perahunya saja. Sedangkan Suparto didapati tidak ada di perahu. [tem/suf]

Komentar

?>