Rabu, 13 Desember 2017

Juru Masak Katering Selama di Armina Mayoritas dari NTB

Jum'at, 11 Agustus 2017 14:55:49 WIB
Reporter : Ainur Rohim
Juru Masak Katering Selama di Armina Mayoritas dari NTB
Katering jemaah haji Indonesia. [Foto: dok/bj.com]

Makkah (beritajatim.com)--Jemaah haji Indonesia akan mendapatkan layanan katering pada fase Arafah – Muzdalifah – Mina (Armina).

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan bahwa layanan katering Armina akan disiapkan 18 perusahaan penyedia katering.

Menurutnya, 18 perusahaan tersebut sudah siap untuk memberikan layanan katering kepada jemaah haji Indonesia.

Hal ini disampaikan Sri Ilham usai meninjau perusahaan katering Armina ‘Tasteem’ yang terletak di kawasan Zaidi, Makkah, Kamis (10/8/2017) sebagaimana dilansir Kemenag.go.id.

Menurut Sri Ilham, jemaah haji Indonesia akan terbagi dalam 71 maktab saat Armina. Ada dua pihak yang akan memberikan pelayanan katering. Sebanyak 45 maktab akan dilayani Muasasah Asia Tenggara, 26 maktab dilayani Pemerintah Indonesia yang telah mengontrak 18 perusahaan katering.

"PPIH ingin memastikan bahwa layanan katering Armina sudah dalam tahap siap sesuai kontrak yang disepakati,” terang Sri Ilham.

Dalam kesempatan itu, pihak katering Tasteem Husni Almad Dali mengatakan kalau pihaknya sudah 100% siap. “Insya Allah alat-alat masak masuk ke Armina pada 1 Dzulhizah untuk menghindari kepadatan di Arafah,” ujarnya.

Untuk tenaga masak, lanjut Husni, Tasteem menggunakan juru masak Indonesia yang mayoritas berasal dari NTB, sehingga dapat memasak makanan bercitra rasa Nusantara. “Proses masak di Arafah menggunakan kayu bakar. Ini sesuai peraturan Pemerintah Arab Saudi tentang pelarangan menggunakan kompor di tenda Arafah,” tuturnya.

Jemaah haji Indonesia selama proses Armina akan mendapatkan 16x makan, dengan rincian: 15x makan berat dan 1x snack selama 5 hari semenjak 8 – 12 Dzulhijjah. Pada 8 Dzulhijjah, jemaah diberikan makan malam plus 3 botol minum ukuran 330 ml.

Pada 9 - 12 Dzulhijjah, jemaah mendapatkan 3x makan plus 3 botol minum ukuran 330 ml. Pada 13 Dzulhijjah, jemaah hanya mendapatkan 2x makan saja, pagi dan siang.

Selain itu, jemaah juga akan mendapatkan paket snack berat untuk di Muzdalifah. Paket itu berisi roti manis, kurma sukari 1 kotak, jus buah, mie instan cup, air mineral 3 botol ukuran 330 ml, dan buah. Ada juga kopi 4 sachet, teh 6 sachet, kremer 19 sachet, gula pasir 30 sachet, gelas melamine/kaca, kecap botol ukuran 140 ml, dan saos botol ukuran 140 ml. [air]

Tag : haji

Komentar

?>