Rabu, 23 Agustus 2017

Perayaan HUT Kemerdekaan

Ninja Warior Jadi-Jadian Bikin Warga Tertawa

Kamis, 10 Agustus 2017 23:31:36 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Ninja Warior Jadi-Jadian Bikin Warga Tertawa

Ponorogo (beritajatim.com) - Suasana 17 Agustus sudah mulai semarak di Ponorogo. Bahkan tidak sekedar lomba makan kerupuk, balap karung. Kali ini, lomba unik ala ninja digelar di sungai Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Warga dipaksa menjadi ninja warior. Melewati beberapa rintangan untuk mendapat uang tunai sebesar Rp 100.000. Warga harus melewati empat rintangan. Rintangan pertama, peserta bergelantungan dari pinggir sungai ke sisi tengah yang sudah ada karung.

Kemudian, rintangan kedua, peserta harus kembali bergelantungan. Sampai menuju papan besar. Ada empat gantungan sebelum papan besar. Rintangan ketiga, juga tak mudah. Ada dua bambu dengan satu tongkat yang kemudian bergelantungan ke rintangan keempat.

Terakhir, peserta bersepeda melewati satu papan berukuran tak lebih dari 60 sentimeter menuju finish. "Yess saya tadi dapat 100 ribu. Bisa melewati semua rintangan. Memang harus hati-hati karena serba licin," kata Muhaimin, salah satu peserta, Kamis (10/8/2017)

Dia mengaku, ikut merayakan saja. Maka tidak ada latihan khusus sama sekali. Muhaimin hanya mengandalkan kekuatan tangan saja.

Kepala Desa Jabung, Budi Santoso mengatakan, memang sengaja mengadakan lomba Ninja Warior jadi-jadian. Hal itu untuk memeriahkan 17 Agustus. Peserta yang mengikuti lomba walaupun tidak sampai finish juga mendapat uang. "Jika sampai rintangan 1-3 saja dapat uang sabun, sebesar Rp 10 ribu," katanya.

Karena, lanjut dia, peserta pasti kotor karena tercebur ke sungai. Namun jika pada rintangan ketiga menuju keempat mendapat uang Rp 50 ribu. "Nanti kalau dalam empat hari lomba ninja warior jadi-jadian ada yang paling cepat dapat bonus Rp 250 ribu. Lumayan kan," pungkasnya. [mit/suf]

Tag : hut ri

Komentar

?>