Minggu, 17 Desember 2017

Sambang Haji, Pikap Angkut 20 Orang Terguling, 1 Tewas

Kamis, 10 Agustus 2017 21:45:29 WIB
Reporter : Shohibul Hujjah
Sambang Haji, Pikap Angkut 20 Orang Terguling, 1 Tewas

Pasuruan (beritajatim.com) - Naas dialami oleh pikap yang mengangkut 20 orang asal Kebon Duren, Desa Mangguhan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Pikap berwarna putih tersebut terguling usai menabrak pohon Palm di Desa Patebon, Kecamatan Kejayan, kabupaten setempat. Akibatnya, satu bocah meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan tunggal ini berawal saat pikap bernopol W 9884 L yang disopiri oleh Kusaeni (40), warga Desa Mangguhan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan itu melaju dari arah selatan ke utara.

Sesampainya di lokasi kejadian, pikap yang berpenumpang mayoritas wanita tersebut tiba-tiba kekurangan keseimbangan hingga kemudian menabrak sebuah pohon Palm yang ada di pinggir jalan.

"Usai menabrak pohon Palm, pikap itu langsung terguling dan para penumpangnya banyak yang menjerit minta tolong," ucap Rahman, salah satu warga kepada beritajatim.com saat ditemui di ruang IGD RSUD dr.R.Soedarsono Kota Pasuruan.

Sejumlah warga yang mendengar rintihan minta tolong dari para korban tersebut langsung berdatangan ke lokasi, guna memberikan pertolongan. Warga kemudian mengevakuasi para korban untuk dibawa ke rumah sakit dr.R.Soedarsono, Kota Pasuruan.

"Rencananya kami tadi mau nyambangi orang berangkat haji di Bajangan. Namun, ternyata malah kena musibah kecelakaan ini," ucap Irma salah satu korban kepada beritajatim.com, Kamis (10/8/2017) malam dengan nada sedih.

Irma sendiri mengaku tidak tahu persis apa penyebab dari kecelakaan tersebut, hingga akhirnya mobil pikap yang ditumpanginya bersama penumpang lainnya itu bisa menabrak pohon Palm dan terguling. "Pokoknya tadi saya hanya merasakan mobil sempat goyang lalu kemudian menabrak pohon dan terguling," imbuhnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Mellysa Amalia menambahkan, dugaan sementara kecelakaan ini dikarenakan sang sopir pikap mengalami ngantuk.

"Dugaan sementara sopir ngantuk. Dan dari keterangannya tadi di dalam mobil tersebut hanya 20 penumpang. Satu penumpang yang masih bocah bernama Putri meninggal dunia," pungkasnya. (oci/ted)

Komentar

?>