Selasa, 26 September 2017

Karyawan Kecelakaan Kerja, PT Menara Jaya Lestari Belum Lapor Polsek Balongbendo

Senin, 31 Juli 2017 22:08:14 WIB
Reporter : M. Ismail
Karyawan Kecelakaan Kerja, PT Menara Jaya Lestari Belum Lapor Polsek Balongbendo
Foto Ilustrasi

Sidoarjo (beritajatim.com) - Kholis (40) salah satu pekerja PT Menara Jaya Lestari Wonokupang Balongbendo, tewas saat bekerja di bagian atas, Senin (31/7/2017).

Pekerja saat bekerja dan diduga tidak dilengkapi peralatan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) meninggal saat dalam perawatan di RS Anwar Medika.

Kejadian itu berawal saat korban sedang menurunkan barang di perusahaan yang memproduksi obat nyamuk Cap Kingkong itu tiba-tiba terjatuh. Manajemen perusahaan saat itu berinisiatif membawa korban ke RS Anwar Medika Balongbendo Sidoarjo.

Namun karena luka dalam yang diderita korban terlihat cukup parah, akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perawatan. Korban mengalami luka lebam dan bengkak pada bagian dada tanpa ada darah yang keluar.

Menurut salah satu saksi mengungkapkan, saat itu korban sedang menurunkan barang dan tiba-tiba korban terjatuh. Saat dibawa je rumah sakit,  korban tidak sadarkan diri.

"Sepertinya korban saat itu kepleset karena beban yang diangkat terlalu berat dan kondisi lantai yang licin,” kata salah satu karyawan.

Pihak manajemen perusahaan terkesan menutupi kecelakaan kerja. Di Polsek Balongbendo sendiri juga tidak afa laporan soal kecelakaan kerja ini. Saat menerima pasien (korban red,)  pihak RS Anwar Medika menyarankan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, namun saran tersebut tidak di lakukan.

“Kami tadi sudah sarankan untuk membuat pelaporan dari kejadian ini ke kepolisian, tapi mereka nggak mau,” tukas petugas UGD RS Anwar Medika.

Sementara itu dari Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko, belum memberikan keterangan resmi terkait tewasnya karyawan PT Menara Jaya Lestari tersebut. Polsek Balongbendo masih melakukan penyelidikan kasus ini.

"Bapak masih repot nanti saja, Mas,” kata ajudannya saat dihubungi wartawan melalui ponselnya. [isa/but]

Komentar

?>