Selasa, 25 Juli 2017

Toko Diesel di Kota Mojokerto Terbakar

Minggu, 16 Juli 2017 08:05:10 WIB
Reporter : Misti P.
Toko Diesel di Kota Mojokerto Terbakar
Toko Onderdil di Mojokerto terbakar

Mojokerto (beritajatim.com) - Toko diesel dan anderdil UD sentosa di Jalan Majapahit no 572 Lingkungan Penarip, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto terbakar.

Toko yang berada di pemukiman padat penduduk tersebut terbakar sekira pukul 03.00 WIB.
 
Saksi mata, Dodik (39) menuturkan, api muncul dari toko di bagian depan kemudian merembet hingga membakar seluruh isi toko.

"Diduga karena konsleting listrik, api langsung menyambar isi toko. Berbagai mesin diesel yang ada di dalam toko ludes terbakar. Pemilik tidak ada karena itu hanya toko bukan campur rumah," ungkap Dodik, Minggu (16/7/2017).

Masih kata Dodik, tidak ada penjaga toko. Toko biasanya buka pagi hari dan tutup jelang sore hari sehingga api dengan cepat merembet ke bagian belakang toko dan menghanguskan semua isi toko.
Seperti mesin diesel, onderdiel diesel serta alat-alat pertanian. Api yang cukup besar membuat warga ketakutan.

"Karena toko berada di dekat pemukiman padat penduduk sehingga membuat warga khawatir merembet ke rumah warga. Warga langsung bangun dan menghubungi petugas pemadam kebakaran karena kebakaran terjadi sekira pukul 03.00 WIB, saat warga masih tidur," katanya.

Sedikitnya, tujuh mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas sempat mengalami kesulitan saat melakukan pemadaman karena toko dalam keadaan terkunci. Namun api akhirnya bisa dikuasai setelah tiga jam petugas berjibaku dengan api.

Salah satu petugas pemadam kebakaran, Adnan mengatakan, ada tujuh unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi. "Baik dari Pemkab, Pemkot maupun sejumlah pabrik. Kita kesulitan memadamkan api karena toko dalam keadaan terkunci," ujarnya.

Menurutnya, petugas terpaksa mendobrak pintu toko untuk memudahkan petugas memadamkan api yang membakar agar tak merembet ke pemukiman penduduk. Kasus kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.[tin/ted]

Komentar

?>