Selasa, 25 Juli 2017

KH Basyir Wafat, Bupati Sampaikan Duka Mendalam

Sabtu, 15 Juli 2017 10:18:47 WIB
Reporter : Temmy P.
KH Basyir Wafat, Bupati Sampaikan Duka Mendalam
KH Ahmad Basyir Abdullah Sajjad

Sumenep (beritajatim.com) - Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya, atas wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk, daerah Late, KH Ahmad Basyir Abdullah Sajjad.

"Beliau merupakan salah satu guru terbaik kami. Beliau adalah pemimpin umat yang selalu memberikan teladan bagi kami dan warga Sumenep. Dalam kondisi sakit pun, beliau masih memikirkan umat," kata Bupati dengan raut sedih, Sabtu (15/7/2017).

Bupati mengingat sosok KH Basyir sebagai sosok yang sangat disiplin. Disaat KH Basyir telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan ceramah dan mengisi pengajian, beliau selalu datang lebih awal.

"Kalau ada forum pengajian di MWC NU, beliau selalu datang lebih awal, meskipun dalam kondisi sakit. Beliau benar-benar sosok yang luar biasa. Ada banyak hal yang bisa diteladani dari beliau," ujarnya.

KH A. Basyir AS juga merupakan Rais Syuriah PCNU Sumenep dan ayahanda Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. KH Abd A'la. KH Basyir wafat di RSI Jemursari Surabaya, Sabtu (15/07/2017) sekitar pukul 05.00 WIB

Rencananya, jenazah akan dishalatkan di Masjid Jamik Annuqayah yang berada di lingkungan Ponpes Annuqayah Guluk Guluk pada Sabtu siang sekitar pukul 14.00 WIB. [tem/suf]

Tag : wafat

Komentar

?>