Sabtu, 21 Oktober 2017

Pendaftar UKW PWI Jatim ke-19 Membludak

Sabtu, 15 Juli 2017 06:49:37 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Pendaftar UKW PWI Jatim ke-19 Membludak
Ketua PWI Jatim, H Akhmad Munir. [Foto: dok/bj.com]

Surabaya (beritajatim.com)--Antusiasme wartawan di Jawa Timur (Jatim) menjadi profesional dan kompeten dengan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) benar-benar tinggi.

Ini terlihat dari membludaknya animo wartawan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta UKW angkatan ke-19 yang diselenggarakan PWI Jawa Timur, pada 17 dan 18 Juli 2017.

UKW hasil kerjasama PWI Jatim dengan Bank Mayapada ini akan digelar di kantor PWI Jatim, Jalan Taman Apsari Surabaya.

Ketua PWI Jawa Timur, Akhmad Munir mengatakan, pada gelaran UKW angkatan ke-19 ini, kuota yang dibuka jumlahnya sebanyak 56. Namun, selama pendaftaran jumlah wartawan dari berbagai media, baik di Jawa Timur maupun media nasional yang mendaftarkan diri sebagai peserta totalnya mencapai 91 orang.

"Membludaknya jumlah peserta ini membuat kami benar-benar kaget dan tidak menyangka," ujarnya, Sabtu (15/7/2017).

Karena kuotanya terbatas, maka dari 91 pendaftar, setelah dilakukan penyeleksian secara ketat, ada 35 orang yang tersisih dan belum mendapat kesempatan untuk ikut serta pada kali ini.

Meski demikian, mereka, kata Munir, bisa mengikuti dan mendaftar lagi pada UKW angkatan ke-20 yang akan digelar PWI Jawa Timur pada bulan September 2017 nanti. "Masih ada kesempatan untuk teman-teman wartawan yang mau ikut UKW, tentu mesti melalui proses pendaftaran dan verifikasi," jelas Munir.

Khusus UKW angkatan ke-19, 56 orang peserta yang ikut akan dibagi menjadi delapan (8) kelas, di mana masing-masing kelas berisi tujuh orang wartawan. Yakni, satu kelas untuk UKW kelas utama, dua untuk kelas madya, dan 5 kelas bagi UKW kelas muda.

Menurut Munir, membludaknya antusiasme wartawan mengikuti UKW yang digelar PWI Jawa Timur hasil kerjasama dengan Bank Mayapada ini menunjukkan adanya kesadaran media dan wartawan bahwa saat ini UKW sudah menjadi kebutuhan.

Selain itu, fakta tersebut juga menunjukkan, stakeholders media, termasuk masyarakat, sudah menyadari bahwa wartawan dalam bekerja harus profesional dan kompeten. Indikatornya, ditandai dengan keikutsertaan dalam uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi wartawan sesuai jenjangnya.

Hal itu, kata Munir sesuai dengan kebijakan dan ekspektasi Dewan Pers yang selalu mendorong untuk menjadikan wartawan yang profesional dan kompeten dengan mengikuti UKW.

"Dengan cara itulah dapat dibedakan mana wartawan asli yang profesional dan kompeten dengan wartawan abal-abal," tegasnya.

Munir menyampaikan bahwa PWI Jawa Timur merupakan satu-satunya cabang provinsi yang paling banyak menyelenggarakan UKW di Indonesia. Dengan 18 kali penyelenggaraan, saat ini wartawan kompeten di Jatim yang dinyatakan lulus mengikuti program UKW oleh Dewan Pers jumlahnya mencapai sekitar 900 orang.

"Setiap kali gelaran UKW, rata-rata ada 50 wartawan yang lulus. Tapi ada juga beberapa yang tidak lulus," imbuhnya.

Sementara itu, sebelum pelaksanaan UKW selama dua hari pada 17 dan 18 Juli 2017, akan didahului dengan kegiatan Safari Jurnalistik oleh Tim PWI Pusat. Safari Jurnalistik rencananya digelar selama setengah hari pada 17 Juli, sejak pukul 07:30 WIB. Lalu setelah salat Dhuhur digelar UKW hingga 18 Juli 2017. Kegiatan Safari Jurnalistik dan UKW berlangsung di gedung PWI Jatim, Jalan Taman Apsari 15-17 Surabaya. [tok/air]

Tag : pwi

Komentar

?>