Rabu, 23 Agustus 2017

Tak Bisa Renang, Siswa MAN Sooko Tenggelam di Sungai Mas

Minggu, 09 Juli 2017 19:23:48 WIB
Reporter : Misti P.
Tak Bisa Renang, Siswa MAN Sooko Tenggelam di Sungai Mas

Mojokerto (beritajatim.com) - Muhammad Azhar Nur Afifuddin, (16), pelajar asal Perumahan Canggu Permai, RT 15 RW 03, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto tenggelam di Sungai Mas desa setempat. Pelajar MAN Sooko tersebut tenggelam diduga karena tak bisa berenang.

Salah satu teman korban, Muhammad Rizky Alfiansyah (16) menuturkan, jika ia bersama korban dan dua temannya lainnya mandi di Sungai Mas sejak pukul 12.00 WIB. "Kita berempat mandi di sungai, kami mau main dengan batang pisang. Tapi sekira pukul 14.00 WIB, dia (korban) tiba-tiba tenggelam karena dia tidak bisa berenang," ungkapnya, Minggu (9/7/2017).

Masih kata Rizky, setelah dilakukan pencarian tak kunjung ketemu, iapun bersama Erfan Fauzi (16) dan Muhammad Sugeng Riyadi (17) meminta bantuan earga sekitar. Namun hingga pukul 18.00 WIB, warga bersama relawan dan pihak kepolisian yang melakukan pencarian di lokasi kejadian tak juga menemukan tubuh pelajar MAN Sooko kelas 11 tersebut.

Kasi Pelayanan dan Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono mengatakan jika tubuh korban belum berhasil ditemukan. "Hingga kini korban belum ditemukan tapi kami sudah infokan ke team Rescuer dari Kantor SAR Surabaya," katanya.

Masih kata Didik, korban berenam bersama teman-temannya menggunakan batang pisang. Salah satu teman korban yang berada di dekat korban tidak mengetahui kalau korban tidak bisa berenang dan berencana menepi di pinggiran sungai. Namun saat hendak ditolong, tubuh korban menghilang dan tenggelam.

"Kondisi air sungai sendiri saat kejadian arusnya deras, namun warna air cenderung jernih. Lebar sungai kira-kira 20 meter. Selain berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan team Rescuer dari Kantor SAR Surabaya, kami juga elakukan penghadangan dan pemantauan sepanjang 400 meter dari titik lokasi tenggelam," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya juga mmempersiapkan Posko Operasi SAR di lokasi kejadian. Sejumlah potensi relawan Kabupaten Mojokerto bersama PMI dan pihak kepolisian hingga saat ini masih di lokasi tenggelamnya korban. Jika dimungkinkan, pencarian akan dilanjutkan namun jika tidak maka akan dilakukan pada Senin (10/7/2017) besok. [tin/but]

Komentar

?>