Senin, 24 Juli 2017

Disekap 20 Hari di Malaysia, TKI Pulang Tak Bernyawa

Jum'at, 19 Mei 2017 22:32:50 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Disekap 20 Hari di Malaysia, TKI Pulang Tak Bernyawa
foto/ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) - Lagi, tragedi meninggalnya TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Ponorogo karena bermasalah dengan majikannya terulang. Adalah Mariana (41) warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo yang harus pulang tak bernyawa.

Tragisnya, sebelum meninggal dunia, Mariana disekap oleh agency di Malaysia selama 20 hari. Mariana tak kunjung dipulangkan karena agency meminta uang tebusan sebesar Rp 15 juta tak diberikan oleh pihak keluarga.

"Saya dihubungi pihak keluarga dengan keadaan Mariana sudah disekap oleh salah satu oknum agency di Malaysia. Saat itu keadaannya juga sakit korbannya," kata Milik Sujatmika dari Peduli Buruh Migran kepada beritajatim.com, Jumat (19/5/2017).

Dia mengaku, setiap oknum agency telepon selalu ada suara meronta minta tolong dari korban. Dari suara meronta tersebut, lanjut dia, diketahui bahwa korban diberlakukan tidak manusiawi.

Tepat 20 hari, polisi Malaysia beserta KJRI Johor Baru berhasil membawa korban keluar dari sekapan oknum agency. Tapi kondisi kritis dan langsung meninggal di Malaysia, Senin (15/5/2017).

"Ini korban telah dipulangkan dengan ditanggung oleh paguyuban TKI Ponorogo di Malaysia dan Johor Baru. Jenazah baru saja mendarat. Dan sekarang mau berangkat ke Ponorogo dari bandara Juanda Surabaya," pungkasnya. [mit/suf]








Tag : tki ponorogo

Komentar

?>