Selasa, 23 Mei 2017

6 Santri Meninggal di Bekas Galian

Polisi Periksa 6 Orang Panitia Outbond Ponpes Mambaus Sholihin

Jum'at, 19 Mei 2017 09:58:04 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Polisi Periksa 6 Orang Panitia Outbond Ponpes Mambaus Sholihin
Kapolres Gresik AKBP Boro Windu saat memberikan keterangan terakit 5 santri meninggal di bekas galian

Gresik (beritajatim.com)- Kepolisian Resort (Polres) Gresik memeriksa 6 orang panitia outbond dari Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin Suci, Manyar, Gresik. Keenam orang yang diperiksa itu merupakan panitia outbond, dan yang menolong korban saat tenggelam di bekas galian tambang kapur.

"Ada 6 orang yang kami periksa dan mereka pro aktif saat dimintai keterangan di Polsek Manyar," ujar Kapolres Gresik AKBP Boro Windu, Jumat (19/5/2017).

AKBP Boro Windu menambahkan, imbas kejadian meninggalnya 6 santri dari Ponpes Mambaus Sholihin yang tenggelam itu membuat mantan Kapolres Mojokerto tersebut menghimbau agar meninjau ulang kegiatan outbond yang diselenggarakan oleh panitia. Pasalnya, tempat di bekas galian kapur tersebut rawan karena cukup dalam.

"Dari laporan yang masuk saat anggota saya memeriksa panitia. Memang tidak ada perintah menuju ke telaga bekas galian kapur. Namun, ada beberapa santri terpisah dari rombongan sehingga santri tersebut yang menjadi korban," tambahnya.

Saat ditanya siapa saja keenam panitia yang diperiksa polisi, Boro Windu enggan memberikan bocoran nama beberapa orang yang diperiksa. Yang pasti, katanya, pada saat pemeriksaan panitia yang diperiksa itu sangat koperatif.

"Semuanya masih dalam proses pemeriksaan dan tidak menutup kemungkinan ada saksi yang akan dimintai keterangan," tandasnya. [dny/suf]

Tag : tewas gresik

Komentar

?>