Selasa, 25 Juli 2017

Santri Tewas, Bupati Sambari Tutup Bekas Tambang Tradisional di Desa Suci

Kamis, 18 Mei 2017 18:15:35 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Santri Tewas, Bupati Sambari Tutup Bekas Tambang Tradisional di Desa Suci
Bupati Gresik Tinjau Galian C

Gresik (beritajatim.com)- Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memerintahkan kepada Satpol PP untuk menutup bekas tambang tradisional sendi dan pegalian kapur di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik.

Penutupan itu dilakukan terkait dengan meninggalnya 6 santri Ponpes Mambaus Sholihin yang tenggelam di bekas galian tersebut.  "Jangan ada korban lagi, mulai hari ini saya perintahkan kepada Satpol PP segera menutup pintu akses yang menuju bekas tambang tradisional sendi, dan penggalian kapur," ujarnya, Kamis (18/05/2017).

Sambari menambahkan, alasan penutupan itu karena bekas tambang tradisional tersebut cukup dalam. Sehingga sangat rawan jika akses pintu masuknya tetap dibuka.  "Harus ditutup karena berbahaya," tambahnya.

Usai kejadian, orang nomor satu di Gresik itu langsung mengunjung tempat kejadian perkara (TKP). Didampingi Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito, Camat Manyar M Hakam, serta Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Yoyok Mardi P berbincang-bincang mengenai penutupan akses menuju ke bekas tambang tradisional.  [dny/ted]

Tag : tewas gresik

Komentar

?>