Selasa, 23 Mei 2017

6 Santri Mambaus Sholihin Meninggal Dunia saat Outbond

Kamis, 18 Mei 2017 15:09:31 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
6 Santri Mambaus Sholihin Meninggal Dunia saat Outbond

Gresik (beritajatim.com) - Enam santri pondok pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik meninggal tenggelam di telaga bekas galian C sedalam 10 meter, Kamis (18/05/2017).

Diduga keenam santri tersebut tenggelam mengikuti kegiatan outbond yang diselenggarakan oleh panitia outbond.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada 300 santri yang mengikuti kegiatan outbond. Kegiatan yang digelar sejak pagi menelusuri di telaga bekas galian C. Outbond tersebut semula tidak ada menelusuri di pinggir telaga.

Namun, keenam santri yang tenggelam diduga berpencar dari rombongan dan melakukan kegiatan bermain air di telaga sambil dorong-dorongan. Karena pinggir telaga licin, keenam santri tergelincir dan tenggelam.

Keenam santri yang tenggelam itu di antaranya Saripudin Zuhri (15) asal Dlanjuk, Cepu, Blora. Selanjutnya, Sholahuddin Ahmad (15), asal Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya, Ahmad Syafii (15) asal Babat, Lamongan. Berikutnya, Abdul Rohman (15), asal Tambak Asri, Surabaya, dan Yosar Ahmad Nurdiansyah (15), asal Desa Petikemas, Driyorejo, Gresik, dan Royi Amanullah Rusydi (15) asal Gang Lebar, Wonocolo Surabaya.

Semua santri tersebut merupakan santri kelas IX dan semuanya usai melaksanakan ujian sekolah.

Kanit Reskrim Polsek Manyar Iptu Yoyok Mardi. P membenarkan adanya kejadian 6 Santri Ponpes Mambaus Sholihin meninggal tenggelam.

"Semua keenam santri sudah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan identifikasi," ujarnya.

Yoyok Mardi menambahkan, dari semua korban itu ada satu santri yang selamat yakni Efendi (15) asal Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Suci, Manyar, Gresik.

"Korban yang selamat masih dirawat di klinik kesehatan Ponpes Mambaus Sholihin," tambahnya. [dny/but]

Tag : tewas gresik

Komentar

?>