Jum'at, 24 Nopember 2017

Dilindas Truk, Guru TK Meregang Nyawa

Rabu, 17 Mei 2017 22:07:15 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Dilindas Truk, Guru TK Meregang Nyawa
foto/ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang, Rabu (17/5/2017). Seorang guru TK (taman kanak-kanak) bernama Suketi (49) meregang nyawa setelah tubuhnya terlindas truk di jalur tersebut.

Dia mengalami luka parah hingga meninggal di lokasi. Ironisnya, truk yang melindas korban justru menghilang usai kejadian tersebut. Jenazah warga Desa Bendungan, Kecamatan Kudu, ini kemudian dilarikan ke RSUD setempat.

Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman menjelaskan, kecelakaan itu bermula ketika Suketi dibonceng sepeda motor Honda Supra nopol S 2159 WS oleh temannya bernama Eny Luswati (49), warga Desa Bakalan Rayung, Kecamatan Kudu.

Awalnya perjalanan mereka aman-aman saja. Dua guru berstatus PNS (pegawai negeri sipil) ini berjalan ke arah Selatan atau arah Jombang. Mendekati lokasi kejadian, Eny yang memegang kendali motor mendahului truk yang berjalan searah.

Dia kemudian menambah kecepatan dan mendahului dari arah kanan. Apesnya, perempuan berseragam Korpri itu kurang menjaga jarak aman. Sehingga kendaraan tersebut menyenggol bodi truk. Eny hilang keseimbangan hingga terjatuh. Sepeda motor dan Suketi yang duduk di boncengan terlempar ke arah kiri.

Sejurus kemudian, roda truk bagian belakang menggilas tubuh korban. Darah segar muncrat dari tubuh pahlawan tanpa tanda jasa itu. "Karena lukanya cukup parah, Suketi meninggal di lokasi. Sementara Eny mengalami mengalami luka dan dilarikan ke RSUD Jombang," ujar Sulaiman. [suf]

Tag : kecelakaan

Komentar

?>