Kamis, 23 Nopember 2017

Bocah SD Tertelan Sungai Brantas Ditemukan Tersangkut di Tumpukan Sampah

Kamis, 04 Mei 2017 17:04:33 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Bocah SD Tertelan Sungai Brantas Ditemukan Tersangkut di Tumpukan Sampah

Kediri (beritajatim.com) - Jenazah Muhammad Ferizal (12) siswa Kelas VI SDN asal Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri ditemukan di Bendung Gerak Waru Turi, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Ferizal merupakan korban tenggelam saat mandi di Sungai Brantas bersama enam orang temannya, dua hari lalu.

Jenazah korban ditemukan diantara tumpukan sampah oleh warga. Petugas dan Tim SAR yang mendapat informasi langsung mendatangi TKP dan  langsung mengangkat jenazah dan membawannya ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri untuk dilakukan visum.

“Alhamdulillah akhirnya jenazah Farizal akhirnya ditemukan berkat laporan warga dan langsung kita tindaklanjuti,” kata Kapolsek Mojo Polresta Kediri AKP Sokhib Dimyati, Kamis (4/5/2017).

Dalam pencarian selama dua hari ini melibatkan Tim SAR Kelud, Basarnas, Polisi dan TNI. Pencarian menggunakan perahu karet dilakukan di sepanjang Sungai Brantas hingga radius 4 kilometer dari lokasi hilangnya korban yaitu, dari Desa Petok, Kecamatan Mojo.

“Upaya kita hingga pukul 17.57 hari ini belum membuahkan hasil. Tapi tim akan tetap berusaha untuk melakukan pencarian hingga korban ketemu,” tambah Kapolsek.

Korban tenggelam di Sungao Brantas saat bermain bersama teman-temannya, Selasa pagi (2/5/2017).

Jejak korban hanya ditemukan sebuah kaos warna hitam bertuliskan “Kamu Jahat Banget” dan sandal karet warna hitam sebelah kiri.

Berdasarkan penuturan para saksi, kepada orang tuanya korban pamit belajar kelompok. Sementara korban diketahui hilang, setelah orang tuanya mencari, sekitar pukul 21.00 WIB. Teman-temannya mengaku Farizal hanyut terbawa ganasnya arus Sungai Brantas.

“Sekira pukul 09.00 WIB korban pergi dengan ke tujuh temannya. Dia pamit belajar kelompok. Niat belajar kelompok tersebut ternyata malah dimanfaatkan oleh mereka untuk mandi dan bermain di Sungai Brantas di Desa Petok Mojo. Tak lama kemudian tiba - tiba Korban terseret arus sungai,” tambahnya.

Mengetahui Ferizal hanyut, teman–temannya berusaha menolong. Tetapi mereka tidak berhasil. Karena merasa ketakutan, teman – teman korban sepakat untuk tidak memberitahukan kepada keluarga. Baru sekira pukul 20.00 WIB ketika orang tua korban bertanya kepadanya. Akhirnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Mojo. (nng/kun)

Komentar

?>