Selasa, 25 Juli 2017

Bocah SD Ditelan Sungai Brantas, Pencarian Gunakan Bantal

Rabu, 03 Mei 2017 07:04:24 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Bocah SD Ditelan Sungai Brantas, Pencarian Gunakan Bantal
Warga melihat proses pencarian bocah SD yang tenggelam di Sungai Brantas

Kediri (beritajatim.com) - Puluhan warga melakukan pencarian seorang bocah Sekolah Dasar (SD) di atas Jembatan Baru Alun-Alun dan Jembatan Lama, Kota Kediri, Rabu (3/5/2017) dini hari ini. Bocah bernama Mohammad Safrizal (12) asal Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri itu lenyap di Sungai Brantas, sejak Senin (2/5/2017).

Menurut Riyanto (42) tetangganya yang ikut mencari, Rizal, begitu panggilan sehari-hari korban, sekitar pukul 09.00 WIB Rizal bermain di Sungai Brantas kawasan Desa Petok. Putra H. Jamari itu kemudian mandi bersama enam orang teman sebayanya.

Disaat mandi, tiba-tiba kaki korban terpeleset dan akhirnya tenggelam. Satu orang temannya sempat berusaha menolong dengan menggapai tangan korban. Tetapi akhirnya korban terseret arus sungai hingga tubuhnya lenyap.

Peristiwa nahas itu sempat dirahasiakan oleh para temannya dengan alasan takut disalahkan. Mereka baru bercerita pada malam hari setelah orang tua korban mencari keberadaan anaknya.

"Anak-anak itu takut sehingga tidak langsung bercerita. Baru setelah orang tua korban bingung mencari, akhirnya mereka mengaku, apabila korban tenggelam. Kami sebagai tetangga membantu melakukan upacara pencarian ini," aku Riyanto di atas Jembatan Baru Bandar Ngalim.

Pencarian ini melibatkan puluhan orang warga. Mereka mengikuti bantal tidur milik korban yang dilarung ke sungai sebagai media pencarian. Warga memiliki kepercayaan apabila tempat dimana bantal itu berhenti, diyakini di situlah lokasi korban.

Aparat kepolisian dari Polresta Kediri bersama Satpol PP Kota Kediri ikut dalam upaya pencarian ini. Namun polisi lebih cenderung mengatur arus lalu lintas di atas jembatan yang dipenuhi warga dan mengimbau warga tidak mendekati bibir sungai.

Sementara itu, beberapa orang personil Satpol PP ikut mencari di bawah Jembatan Brawijaya Kota Kediri. Petugas mengamati arus lalu lintas yang disebut warga membawa hanyutnya bantal korban. Pencarian oleh warga ini direncakan hingga ke Bendung Gerak Waruturi di Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. [nng/suf]

Komentar

?>