Jum'at, 21 Juli 2017

Fenomena Sumur Ambles Kediri Meluas ke Desa Lain

Sabtu, 29 April 2017 23:27:56 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Fenomena Sumur Ambles Kediri Meluas ke Desa Lain

Kediri (beritajatim.com) - Fenomena alam sumur ambles di Kabupaten Kediri terus meluas. Tidak hanya di Desa Manggis, Kecamatan Puncu saja, melainkan merembet ke desa lain yaitu, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menyebutkan, ada empat sumur warga Dusun Jatirejo, Desa Gadungan yang baru saja ambles. Gejalanya sama seperti ratusan sumur di Desa Manggis yaitu, diawali dari perubahan warna air menjadi keruh, kemudian dinding sumur ambrol dan permunaan sumur naik bersamaan dengan airnya.

"Dari data kami sementara ada empat sumur di Desa Gadungan yang amblas. Kami masih melakukan pendatangan terus di desa desa lainnya," kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randy Agatha, Sabtu (29/4/2017) malam.

Menurut Sunardi, Sekretaris Desa Manggis yang selama ini melakukan pendataan sumur ambles di desanya mengaku, selain empat sumur di Dusun Jatirejo, Desa Gadungan sudah ambles, ada lima sumur lainnya yang kini sudah menunjukkan gejala bakal ambles.

"Kejadiannya begitu cepat. Setelah air sumur berubah warna menjadi keruh, jangka waktu satu dua hari langsung runtuh dan akhirnya ambles. Kami menghimbau masyarakat berhati hati terlebih mereka yang memiliki sumur di dalam rumah," pintanya.

Dengan tambahan empat sumur di Desa Gadungan, maka jumlah total sumur yang ambles di wilayah Kecamatan Puncu mencapai 156 buah sumur. Sementara yang menunjukkan gejala bakal ambles sebanyak 122 buah. Saat ini Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih melakukan penelitian terhadap fenomena alam ini.

Diberitakan sebelumnya, selain berdampak pada terciptanya lubang menganga pada sumur yang ambles, saat ini beberapa rumah warga di Dusun Nanas, Desa Manggis mulai retak-retak pada bagian dindingnya. Retakan di tembok ini diyakini dampak dari amblesnya sumur massal di desa tersebut. (nng/kun)

Komentar

?>