Kamis, 29 Juni 2017

Rumah Janda Tua di Bojonegoro Terpaksa Dibongkar

Kamis, 20 April 2017 20:07:50 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Rumah Janda Tua di Bojonegoro Terpaksa Dibongkar

Bojonegoro (beritajatim.com) - Rumah berdinding kayu milik mbah Warni (86) warga RT 08/ RW 03 Dusun Ngrambitan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro terpaksa dibongkar. Seorang nenek yang sudah tidak memiliki suami itu akhirnya memilih tinggal bersama dengan saudaranya.

Dibongkarnya rumah janda yang tinggal sendiri di rumah itu lantaran kondisinya sudah tidak aman. Rumah tersebut berada di tepi sungai Gandong. Anak Sungai Bengawan Solo tersebut longsor setelah terjadi hujan. Saag ini, jarak rumah Mbah Warni dengan bibir sungai hanya berkisar antara 100 meter.

Kasi Trantip, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Rusmani mengatakan, longsornya Sungai Gandong tersebut terjadi kemarin malam, Rabu (19/4/2017). Longsornya tebing sungai itu setelah terjadi hujan deras selama kurang lebih satu jam. "Rumahnya sekarang mulai terkikis longsor," ujarnya, Kamis (20/4/2017).

Longsornya tebing tersebut sedalam kurang lebih lima meter. Sebelumnya, rumah dibantaran sungai Gandong juga sudah mengalami hal yang sama. Yakni di Desa Beged dan Desa Ngraho. Rumah yang terdampak longsor itu sudah direlokasi. "Rumah warga yang terdampak longsor itu sudah dipindah ke tanah milik desa," jelasnya.

Sedangkan Mbah Warni sendiri kini memilih tinggal bersama dengan keluarganya. Warga secara gotong royong membongkar rumah milik Mbah Warni dan dipindahkan ke samping rumah milik keluarganya yang berada di Desa Ngraho. [lus/but]

Komentar

?>