Selasa, 25 Juli 2017

Liburan Berujung Petaka

Tiga Wisatawan Tergulung Ombak Pantai Srau Pacitan

Senin, 17 April 2017 06:45:27 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Tiga Wisatawan Tergulung Ombak Pantai Srau Pacitan
Petugas gabungan sedang mencari keberadaan korban yang tergulung ombak

Pacitan (beritajatim.com) - Awalnya ingin bersenang-senang, tapi malah berujung petaka. Adalah Tio Lutfhi Hanafi (20) warga Tuban, Reza Amrullan (18) warga Jombang dan Muhammad Ziddan Sidiqi (18) warga Gresik, harus tergulung ombak di Pantai Srau Pacitan.

Sampai berita ini disusun, Muhammad Ziddan Sidiqi, masih dalam tahap pencarian. Sedangkan Tio dan Reza masih dirawat intensif di IGD RSUD Pacitan. "Kami bertiga sempat berpegangan pada karang. Tetapi karena ombak susulan terlampau kencang, akhirnya Zidan terseret ombak," ujar Tio, Senin (17/4/2017).

Insiden yang menimpa Tio dan kawan-kawannya terjadi, Minggu (16/4/2017) sekitar pukul 08.00. Pagi itu, Tio dan tujuh temannya dari Tuban, Jombang, dan Gresik, sengaja berlibur ke pantai Srau untuk refreshing, setelah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Di pantai tersebut, mereka memilih bermain air di spot Karang Bolong. Spot tersebut terbilang sepi, tidak terlalu banyak pengunjung jika dibanding spot utama. "Saat kami datang pukul 07.00, lautnya tenang. Ombak juga sangat rendah," tambahnya.

Tak disangka-sangka, saat Tio dan lima temannya tengah bersantai di Karang Bolong, ombak yang awalnya hanya 15 sentimeter, tiba-tiba datang menggulung dengan ketinggian satu meter. Para remaja itu langsung kocar-kacir. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri. "sedangkan saya, Reza, dan Zidan, terjebak gulungan ombak," ujarnya.

Dia mengaku berpegangan pada karang. Belum sempat melarikan diri, datang ombak susulan setinggi dua meter. Zidan langsung terhanyut. Terjangan ombak begitu kencang membuat Tio sempat tak sadarkan diri karena kepalanya terbentur karang. Saat itu sudah tidak ada tanda-tanda keberadaan Zidan.

Oleh teman-temannya yang selamat, Tio langsung dilarikan ke RSUD dr. Darsono. Sementara Reza dan beberapa temannya yang selamat berjaga di lokasi, meminta tolong warga dan petugas untuk mencari Zidan. [mit/suf]

Komentar

?>