Jum'at, 26 Mei 2017

Dua Warga Ponorogo Terseret Banjir Bandang

Selasa, 21 Maret 2017 07:51:00 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Dua Warga Ponorogo Terseret Banjir Bandang
Korban banjir bandang saat menjalani perawatan di rumah sakit

Ponorogo (beritajatim.com) - Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Ponorogo Selatan tidak hanya menimbulkan kerugian secara material. Namun juga menimbulkan korban.

Adalah Suwandi (30) dan Lahuri (31) warga Desa Senepo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo yang harus dirawat di RSUD dr Harjono Ponorogo. Keduanya menjadi korban banjir bandang di Slahung.

Kakak dari Suwandi, Sugiarti, mengaku, peristiwa ini berawal dari sepulang yasinan. Saat itu memang hujan deras. Namun jamaah yasinan tetap nekat pulang. Mereka beriringan berjalan menyebrangi sungai Senepo.

Naas, saat menyebrang sungai, banjir bandang datang. Tidak hanya air saja, namun banjir membawa kayu dan bebatuan. "Pas yang kena naasnya adik saya. Adik saya kena ranting pohon tepat di paha sebelah kiri," kata Sugiarti kepada wartawan, Selasa (21/3/2017).

Selain itu, lanjut dia, ada juga tetangganya yang menjadi korban bernama Lahuri. Malah lebih parah, karena dirawat intensif di ruang paru.

Sementara, Suwandi, mengatakan, sesaat setelah terkena banjir dirinya dan Lahuri sempat terseret arus sampai 1 km. Beruntung warga lain sigap langsung membantu.

"Masih bisa ditolong. Walaupun saat terseret arus banjir rasanya saya sudah hampir mati saja. Untungnya masih bisa ditolong," pungkasnya. [mit/suf]

Komentar

?>