Selasa, 26 September 2017

Pencarian Siswa SMPN 1 Jember yang Hilang

Bau Busuk, Gorong-gorong Dibongkar

Senin, 20 Maret 2017 20:31:38 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Bau Busuk, Gorong-gorong Dibongkar

Jember (beritajatim.com) - Pencarian Eggar Genta Inthisar (13), siswa kelas 1 SMP Negeri 1 Jember yang hilang di saluran air, memasuki hari ketiga, Senin (20/3/2017). Tim pencari belum berhasil menemukannya.

Selain menggunakan perahu karet untuk menyusuri Sungai Bedadung, tim relawan ditempatkan di lima titik di sepanjang Sungai Bedadung, yakni Kampuan Bedadung, jembatan Rumah Sakit IBI, jembatan MAN 1, jembatan Mangli, jembatan Kaliwining, dan dam di Rowotamtu.

Selain itu, gorong-gorong di Jalan Letjen Suprapto sempat dibongkar karena warga mencium ada bau busuk. Di gorong-gorong ini, Eggar lenyap terbawa arus, Sabtu kemarin. "Tapi ternyata bau itu berasal dari bangkai ayam dan tikus," kata Muhammad Hatta, juru bicara keluarga Eggar.

Tim relawan juga menemukan beberapa barang seperti sepatu di Kaliwining dan celana di dam Rowotamtu. "Tapi semuanya bukan milik Eggar," kata Hatta.

Pukul tiga sore, tim perahu sempat ditarik karena hujan deras dan debit air Sungai Bedadung tinggi. Pukul lima, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan keesokan harinya.

Sementara itu, keluarga Eggar berangsur mulai pulih dari syok. "Keluarga melakukan doa bersama di Perum Bedadung Indah. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang tanpa pamrih telah membantu kami," kata Hatta.

Eggar terperosok ke saluran air di Jalan Letjen Suprapto, Kabupaten Jember, Sabtu sore kemarin. Saat itu, ia turun dari angkutan kota sepulang sekolah. Hujan deras dan air meluap ke jalan sehingga batas antara saluran air dan jalan tak terlihat. Eggar terpeleset dan hilang ditelan aliran air yang deras di saluran tepi jalan itu. [wir/suf]

Komentar

?>