Sabtu, 29 April 2017

Istri Pisah Ranjang, Pengidap AIDS Bunuh Diri

Rabu, 15 Maret 2017 17:04:42 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Istri Pisah Ranjang, Pengidap AIDS Bunuh Diri

Ngawi (beritajatim.com) - Diduga tidak kuat karena menderita penyakit HIV/AIDS, sebut saja Sut (60) warga Kecamatan Mantingan, Ngawi, ini mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Dia bunuh diri dengan gantung diri memakai tali plastik di kamar rumahnya, Rabu (15/03/2017).

Dari informasi yang didapat beritajatim.com, aksi nekat Sut baru diketahui oleh kerabatnya sekitar pukul 12.00 WIB setelah mengirim nasi untuk makan siang korban. Sebelumnya salah satu saksi ini paginya sekitar pukul 07.00 WIB memang mengantar nasi untuk sarapan dan waktu itu memang pintu kamarnya tertutup. Kemudian siangnya sekitar pukul 12.00 WIB mengirim lagi nasi ternyata nasi sebelumnya masih utuh.

"Salah satu kerabatnya, membuka pintu kamar ternyata korban sudah meninggal dengan cara gantung diri,"terang Kapolsek Mantingan AKP Pujianto melalui telepon.

Dia menjelaskan, aksi nekat korban memang diduga kuat setelah frustrasi menderita penyakit mematikan HIV/AIDS yang tidak kunjung sembuh. Apalagi dengan penderitaan penyakit tersebut, korban hidup seorang diri dirumah dan pisah ranjang sama istrinya.

Pujianto mengaku, korban sudah terpantau menderita HIV/AIDS sejak tahun 2015 lalu, berdasarakan keterangan dari Puskesmas Mantingan.

Semua keluarganya sudah menerima penyebab kematian korban. Mendasar hasil visum memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban.

"Memang korban ini diduga menderita penyakit itu (HIV/AIDS-red) sejak tahun 2015 lalu,"jelas AKP Pujianto.

Kemudian proses pemulasaraan jenasah korban memang tidak ditangani oleh keluarganya seperti biasa yang terjadi. Siang itu juga jenasah Sut langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk penanganan lebih lanjut mengingat dari penyakitnya harus ditangani oleh tim medis. [mit/but]

Tag : bunuh diri

Komentar

?>