Rabu, 28 Juni 2017

Bocah 2 Tahun Terseret 10 Km di Sungai, Jasad Melepuh

Minggu, 05 Maret 2017 12:26:54 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Bocah 2 Tahun Terseret 10 Km di Sungai, Jasad Melepuh

Malang (beritajatim.com) - Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR dan warga, jasad Siti Aisyiah (2), balita asal Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (5/3/2017).

Jasad korban ditemukan di saluran irigasi (tersier) atau terseret air sungai di depan rumahnya sejauh lebih dari 10 kilometer. Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, jasad korban sudah dalam kondisi melepuh setelah lama tenggelam di aliran sungai.

“Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR dan Basarnas, jasad korban sudah kita temukan. Jasad korban ini berada di saluran irigasi masuk Desa Panggungrejo atau sejauh 10 kilometer dari sungai di depan rumah korban,” ungkap Kapolsek Gondanglegi, Kompol Untung Bagyo Rianto, Minggu (5/3/2017) siang.

Menurutnya, dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” bebernya.

Kompol Untung menambahkan, kesulitan Tim SAR selama proses pencarian, karena sepanjang aliran sungai tempat pertama korban tercebur, banyak sekali cabang atau sudetan air. Sehingga, proses pencarian memakan waktu cukup lama. “Kendala selama proses pencarian, ada banyak sudetan air di sepanjang aliran sungai tersebut. Korban ini diduga terpeleset dan tercebur ke sungai pada saat kejadian,” pungkasnya. [yog/but]

Komentar

?>