Senin, 27 Maret 2017

Pengendara Motor Tewas Kecebur Jurang

Minggu, 08 Januari 2017 17:56:10 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Pengendara Motor Tewas Kecebur Jurang

Malang (beritajatim.com) - Seorang pengendara tewas setelah motor yang dikendarainya masuk jurang sungai Brantas di Jalan Raya Kedung Pedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (8/1/2016). Sementara satu orang teman kritis setelah motor nyungsep di dasar jurang sedalam kurang lebih 25 meter dari atas jalan raya.

Diduga, kedua pengendara dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol saat mengendarai motor. Hal itu tercium dari tubuh korban saat petugas melakukan evakuasi jenasah korban dari dasar sungai. Sedang motor Honda Beat nopol N 5674 EEE, ringsek akibat terjun bebas dan menghantam karang sungai yang cukup padas dilokasi kejadian.

Korban tewas seketika diketahui bernama Johan Arifin (28), warga Desa Karangasem RT30/RW08, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sementara satu rekan korban atas nama Imam Buchori (24) yang dibonceng Johan, kritis dan kini harus dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

Korban tewas dilokasi setelah mengalami cedera serius dibagian kepala. Darah yang mengucur dari wajah dan kepala korban, sampai menggenangi kubangan air disekitar sungai hingga nampak memerah.

"Korban luka parah dibagian kepala. Bersama anggota PMI dan BPBD, kita lakukan evakuasi secara vertikal dengan menandu korban dari bibir jembatan," ungkap Muji Utomo, Anggota PMI Kabupaten Malang, Minggu (8/1/207).

Sementara itu, Kapos Laka Lantas Kepanjen Polres Malang, AKP Yzrieli Gena Pondan, menerangkan bahwa hasil olah kejadian dan keterangan saksi menunjukkan jika musibah tersebut berstatus kecelakaan tunggal.

Pengendara motor berboncengan melaju dari Barat (posisi jalan menurun-red) hendak menuju Gondanglegi. "Korban alami out of control lalu menabrak pagar pembatas dan jatuh kedasar jurang, " terang Gena Pondan.

Meski demikian, lanjut Gena, pihaknya masih menunggu hasil visum untuk memastikan adanya alkohol yang dapat menjadi faktor hilangnya konsentrasi pemotor.

"Adanya pengaruh alkohol hanya dapat dijelaskan ahli terkait (dokter) atau anggota forensik jika dilaksanakan visum, " pungkas Gena. [yog/but]

Tag : kecelakaan

Komentar

?>