Senin, 18 Desember 2017

Angka Kecelakaan di Wilayah Hukum Polres Mojokerto Naik 10 Persen

Minggu, 01 Januari 2017 10:59:40 WIB
Reporter : Misti P.

Mojokerto (beritajatim.com) - Tak hanya angka kriminalitas dan kasus narkoba, angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Mojokerto sepanjang tahun 2016 pun mengalami peningkatan. Dari data Satlantas Polres Mojokerto diketahui, jika angka kecelakaan mengalami peningkatan sebesar 10 persen.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ramadhan mengatakan, jika tahun 2015, ada 739 kasus kecelakaan di wilayah hukum Polres Mojokerto, tahun 2016 ada sebanyak 804 kasus. "Ada kenaikan sebanyak 65 kasus atau naik 10 persen dari tahun sebelumnya. Ada beberapa penyebab, kasus kecelakaan meningkat," ungkapnya, Minggu (1/1/2017).

Masih kata Kasat, beberapa penyebab angka kecelakaan meningkatkan di wilayah hukum Polres Mojokerto karena human eror, fasilitas jalan, volume kendaraan dan pelanggaran. Menurutnya, insfrastruktur sudah cukup bagus namun tidak didukung dengan rambu-rambu. Seperti pene rangan jalan yang masih minim.

"Memang Kabupaten Mojokerto sudah melakukan pembangunan di bidang insfrastruktur, banyak jalan di wilayah hukum Polres Mojokerto yang sudah bagus tapi masih minum rambu. Kita sudah koordinasi dengan pihak Dishub terkait rambu-rambu dan kemungkinan akan dilakukan penambahan rambu-rambu khususnya penerangan jalan tahun 2017 ini," katanya.

Kasat menjelaskan, dari angka kecelakaan di tahun 2016 yakni sebanyak 804 kasus, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 194 orang, luka berat delapan orang dan luka ringan sebanyak 899 orang. Sementara kerugian material yang disebabkan kecelakaan tersebut sebesar Rp524.770.000.

Untuk angka kecelakaan di tahun 2015 yakni sebanyak 739 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 177 orang, luka berat enam orang dan luka ringan sebanyak 900 orang. Sementara untuk total kerugian material yang disebabkan kecelakaan pada tahun 2015 yakni sebesar Rp579.200.000.[tin/kun]

Komentar

?>