Selasa, 26 September 2017

Bunyikan Telolet, Bus Harapan Jaya Dikejar Polisi

Jum'at, 23 Desember 2016 22:13:11 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Bunyikan Telolet, Bus Harapan Jaya Dikejar Polisi

Kediri (beritajatim.com) - Fenomena Klakson bus 'Om Telolet Om' ditindaklanjuti Satlantas Polres Kediri dengan menggelar razia terhadap bus yang melintas di Kota Kediri. Petugas menghentikan Bus Harapan Jaya jurusan Trenggalek-Surabaya karena menggunakan Klakson Telolet.

Pantauan beritajatim.com, petugas Satlantas Polres Kediri Kota mengejar Bus Harapan Jaya dari arah Trenggalek yang melintas di Jalan Kapten Tendean Kota Kediri. Petugas kemudian meminta sopir berhenti.

"Maaf kami menghentikan bus ini karena menggunakan klakson berbunyi telolet. Tujuan kami adalah mengimbau agar klakson ini dilepas, karena tidak sesuai dengan spesifikasi," ujar Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Amirul Hakim, Jumat (23/12/2016).

Menurut Hakim, penggunaan Klakson Telolet bertentangan dengan Undang-Undangan Lalu-Lintas. Oleh karena, pihaknya melarang penggunaan klakson telolet karena membahayakan pengguna jalan lain.

Tesi, sopir Bus Harapan Jaya mengaku, pemasangan klakson telolet merupakan, asesoris baru yang lagi viral. Pemasangan klakson bervariasi ini tujuannya untuk menarik penumpang dan memenuhi keinginan anak-anak.

"Anak-anak itu kalau minta klakson telolet dan dituruti senang sekali. Klakson telolet ini juga sudah menjadi kesenangan dari para penumpang," kata Tesi.

Menurutnya, pemasangan klakson telolet berpengaruh terhadap pendapatannya. Namu, apabila polisi melarangnya, maka akan segera dilepas.

Sebelum razia, petugas sempat melakukan sidak ke sejumlah perusahaan otobus (PO). Diantaranya di PO Setiawan dan PO Hasti. Petugas juga menghimbau anak-anak yang meminta klaksos di tepi jalan agr berhati-hati. [nng/but]

Tag : lalu lintas

Komentar

?>