Kamis, 24 Agustus 2017

Gagal Panen, Tuji Petani Melon Rugi Ratusan Juta

Jum'at, 14 Oktober 2016 13:33:15 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Gagal Panen, Tuji Petani Melon Rugi Ratusan Juta

Ponorogo (beritajatim.com) - Puluhan petani Melon di Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo rugi ratusan juta rupiah. Pasalnya melon yang mereka tanam mengalami gagal panen.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, sekitar 60 hektar terendam air. Sehingga daun melon yang seharusnya berwarna hijau menjadi berwarna cokelat. Begitu pula dengan akarnya sudah tidak berdiri tegak lagi.

Melon yang baru berumur 56 hari juga terlihat membusuk. Padahal kurang dua pekan lagi, melon bisa dipanen.

"Melon bisa dipanen minimal umur 60 hari. Dan benar-benar bagus pada umur 70 hari. Sebenarnya kurang dikit lagi," kata Samuri, salah satu petani melon.

Samuri mengaku rugi ratusan juta rupiah. Dia mengatakan untuk balik modal saja susah.

"Modalnya saja sekitar Rp 45 juta. Apalagi dapat keuntungan yang banyak. Tidak bakal dapat," terangnya.

Sementara, petani lainnya, Tuji, mengatakan, bahwa, gagalnya panen kali ini disebabkan hujan yang terus mengguyur Ponorogo. Padahal sesuai prediksi, Oktober memasuki musim kemarau.

"Tapi yang terjadi sebaliknya. Bukan kemarau yang datang melainkan hujan yang terus mengguyur kota Ponorogo," terangnya.

Dia mengatakan saat ini petani hanya memilah melon yang belum busuk untuk dijual kembali. Itu pun tidak kembali modal.

"Biar tidak rugi-rugi banget. Jadi yang masih bisa dijual lagi saya jual lagi," pungkasnya. (mit/ted)

Tag : hujan angin

Komentar

?>